Rabu, 18 Juni 2014

KONSEP PERSPEKTIF GLOBAL



BAB I
SEJARAH  DAN PENGERTIAN  PERSPEKTIF GLOBAL

Standar kompetensi: Menguasai secara luas dan mendalam tentang hakekat, manfaat, tujuan Perspektif Global dilihat dari fisi ilmu sosial, pendidikan multikultural,  kesadaran dan wawasan global, isu-isu masalah global serta model-model dan evaluasi yang mendukung pembelajaran IPS SD/MI.
Kompetensi Dasar 1: Mahasiswa mampu menjelaskan, pengertian,  sejarah, dan tujuan perspektif global.
Indikator:
1.    Mahasiswa mampu menjelaskan pengertain, sejarah perspektif global
2.    Mahasiswa mampu menjelaskan tujuan perpektif global.
3.    Mahasiswa mampu  menjelaskan pengaruh globalisasi bagi bangsa Indonsia.
4.    Mahasiswa mampu menjelaskan pentingnya perspektif global bagi siswa di sekolah dasar




Tujuan pembeajaran:
1.    Mahasiswa mampu mendiskripsikan pengertian globalisasi.
2.    Mahasiswa  mampu menjelaskan pengaruh globalisasi bagi Bangsa Indonesia
3.    Mahasiswa  mampu menunjukkan tindakan yang baik dalam menghadapi globalisasi.
4.    Mahasiswa mampu menunjukkan akar ilmu pengetahuan perspektif global
5.    Mahasiswa mampu menilai sikap yang tepat dalam menghadapi globalisasi
6.    Mahasiswa mampu memberikan argumentasi tujuan perspektif global diajarkan di Sekolah Dasar.

A.  Sejarah Perspektif Global
Perspektif global pertama kali muncul di Amerika Serikat  pada tahun 1950an. Berkembang secara baik tahun 1970an. Perspektif global di Indonesia mulai diterapkan pada kurikulum pendidikan dasar dan menengah tahun1995 dan secara jelas dan tegas sebagai pokok materi IPS sejak berlakunya kurikulum tahun 2004 (KBK) dan secara jelas menekankan perlunya perspektif global diajarkan di sekolah. Pada awal munculnya Perspektif Global  di Amerika Serikat  ada beberapa pendapat  yang berbeda:
  1. Kelompok Merkantilisme Baru: tujuan perspektif global untuk menyiapkan warga negara Amerika Serikat agar mampu berpartisipasi dalam sistim internasional  yang sangat kompetitif dan anarkhis. Menyiapkan para siswa mempunyai kemampuan dalam berkompetisi  dalam sistim internasional  dan mewujudkan kepentingan nasional Amerika Serikat.
  2. Kelompok Reformis: berpendapat bahwa kita semua merupakan anggota komunitas/masyarakat internasional, sistem internasional sangatlah beragam budayanya dan yang saling bekerjasama. Perspektif Global harus mampu membekali  murid hidup lebih baik  dengan mengenalkan mereka pengetahuan, kemampuan analisis, kemampuan menilai  dan strategi untuk berpartisispasi  dan terlibat dalam  menyelesaikan  masalah lokal, nasional maupun internasional.
  3. Kelompok Utopian Kiri berpendapat bahwa perspektif global harus ditujukan untuk menciptakan adanya sistem internasional yang lebih adil  melalui sistem sosialis.
  4. Kelompok Ultrakonservatif atau Utopian Kanan: Perspektif Global harus mendidik para muridnya bahwa Amerika Serikat merupakan pusat dari moral, perekonomian budaya, kehidupan sosial dan kekuatan politik dunia. Harus mampu mempelajari budaya lain  dan menerima adanya keragaman budaya bahwa dunia merupakan satu masyarakat dunia (Umi Oktyari Retnaningsih, 1998/1999: 1-3)

B.  Istilah  Perspektif Global
      Dalam literatur dikenal berbagai macam istilah yang berkaitan dengan perspektif global seperti ”global education”, “global  perspectives in education”, “global perspertives education”,”education for a global perspective”, ”international education”, “international studies”, ”world studies”, istilah yang paling tepat untuk perspektif global adalah global perspectives in education” atau disingkat dengan “global education” dan di Indonesia disebut  dengan istilah perspektif global. Dengan menekankan pada empat hal pokok yaitu: kesadaran terhadap perspektif global, sistem-sistem global, sejarah global, dan saling pngertian terhadap budaya lain.
           Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, edisi ke tiga tahun 2001, global diartikan secara umum dan keseluruhan, secara bulat, secara garis besar, meliputi seluruh dunia. Globalisasi artinya proses masuknya ke ruang lingkup dunia, mengglobal artinya mendunia. Globalisme adalah paham kebijakan nasional  yang memperlakukan seluruh dunia sebagai lingkungan yang layak diperhitungkan, terutama untuk bidang ekonomi dan politik. Masyarakat dunia kini sedang menghadapi tujuan-tujuan baru yang memukau dan mengkhawatirkan
            Perspektif global berakar pada ilmu-ilmu: antropologi, psikologi, sejarah, ekonomi, geografi dunia,  dan politik, bertujuan untuk menumbuhkan dan meningkatkan  kesadaran sebagai  warga dunia yang berpartisipasi aktif. Keanggotaan seseorang dalam masyarakat dunia  dari tingkat terdekat samapi yang terjauh bisa digambarkan dalam lingkaran konsentris sebagai  berikut ini:




RT/RW
 
Keluarga

 
Kecamatan

 
Individu
 
                                                                                                                                        
Negara

 
Propinsi
 
Kabupaten/Kota Madya

 
                                                                                                                                                                                                                                  
Kawasan Regional

 
                                                                           
Anggota Masyarakat Dunia
 
                                                                                                                                                                            
     
Kemajuan iptek khususnya teknologi informasi dan komunikasi yang sangat canggih dan cepat menyebabkan bumi yang sangat luas terasa sempit, seperti desa besar, batas fisik, batas ekonomi, batas  politik, batas budaya dan batas bidang yang lain semakin tidak kelihatan atau kabur. Pada era globalisasi kecenderungan yang kuat adalah proses terjadinya universalisasi yang melanda seluruh aspek kehidupan manusia. Salah satu implikasi penyeragaman terlihat dengan munculnya gaya hidup global seperti makanan, pakaian dan musik.
          John Naisbitt yang terkenal dengan bukunya yang berjudul “Megatrend 2000” menyebutkan bahwa pada tahun-tahun tersebut akan terjadi proses globalisasi melalui teknologi informasi, ada tiga mode yang diterima  oleh banyak orang yaitu: makanan (food), pakaian (fashion), dan hiburan  (entertainment). Media televisi  telah mempercepat arus informasi dan membawa kita terlibat dalam informasi dunia.
           
C. Pokok Pikiran, dan Tujuan Perspektif Global
1.   National Council for the Social Studies (NCSS) pada tahun 1982 menunjukkan arti pentingnya perspektif global diajarkan di sekolah-sekolah:
      a.  Sekarang kita hidup dalam masa terjadinya peningkatan globalisasi yang ditandai dengan fenomena hampir semua orang berinteraksi secara transnasional (tidak hanya terbatas dalam negaranya saja), multi cultural (dalam berbagai macam budaya) dan cross-cultural (berinteraksi dengan budaya lain selain yang dimilikinya).
      b.   Aktor-aktor yang berinteraksi dalam tingkat dunia tidak hanya terbatas pada aktor-aktor negara saja, namun juga melibatkan perseorangan, kelompok-kelompok lokal, organisasi-organisasi yang bergerak dalam bidang teknologi dan ilmu, perdagangan, perusahaan multi nasional, serta organisasi regional. Mereka ini semakin aktif berinteraksi dan mampu mempengaruhi peristiwa-peristiwa lokal maupun global.
      c. Kehidupan umat manusia tergantung pada suatu lingkungan  fisik dunia yang ditandai dengan terbatasnya sumber-sumber alam. Ekosistem dunia akan mempengaruhi  dan dipengaruhi oleh umat manusia.
      d. Ada keterkaitan  antara apa yang dilakukan manusia di bidang sosial, politik, ekonomi, teknologi, pada masa kini  dengan masa depan umat manusia yang hidup di bumi ini beserta lingkungan  fisiknya di masa yang akan datang.
      e. Terjadinya globalisasi yang melibatkan hampir seluruh umat manusia ini menyebabkan masing-masing individu dan seluruh masyarakat berkesempatan dan bertanggung jawab  untuk berperan serta dalam meningkatkan  lingkungan fisik maupun sosial dunia.

2.      Robert Hanvey  menyebutkan lima dimensi dari perspektif global:
a.       Perspective conciousness
      Kesadaran dan penghargaan terhadap adanya berbagai macam pendapat yang berbeda-beda di dunia.
      b.  State of planet awareness
      Adanya pengertian yang mendalam  terhadap isu-isu  dan peristiwa  global.
      c.  Cross-cultural awareness
      Adanya kesepakatan yang dapat diterima secara umum dalam membuat karakteristik budaya-budaya yang ada di dunia ini, yaitu bahwa sekalipun ada perbedaan-perbedaan  dalam budaya, namun banyak kesamaan yang dimiliki.
      d. Systemic  awareness
      Tahu akan sistem-sistem  yang ada berikut alam ini, sehingga mulai mengenal  akan kompleknya sistem  internasional di mana aktor-aktor negara dan aktor-aktor non negara saling pengaruh mempengaruhi dalam berbagai macam isu yang terjadi di kawsan-kawasan  yang ada di  dunia ini.
e. Options for partipation
Mengetahui strategi-strategi yang tepat sehingga mampu berpartisipasi dengan baik dalam menghadapi isu-isu yang terjadi dari tingkat lokal, nasional hingga internasional.

3.      James Becker, sebagai pelopor perspektif global  dalam artikelnya yang berjudul The World and the School. A case for world centered education”(1979) menyatakan bahwa perspektif global harus menggugah kesadaran murid selaku anggota masyarakat dunia dan juga pada tingkatan masyarakat lainnya.

4.      Christine I Bennett  dalam bukunya “Comprehensive Multicultural Education:Theory and Practice” (1995) menyatakan bahwa para pendidik harus mempersiapkan murid-murid sebagai penerus generasi  di masa datang kaya pengetahuan, sikap dan kemampuan yang diperlukan untuk berpartisipasi aktif  sebagai warga masyarakat di seluruh lapisan  sampai tingkat dunia. Agar anak didik menjadi insan yang mempunyai tanggung jawab global, karena mereka merupakan warga negara dunia. Mereka perlu dilatih untuk berpikir global  dan bertindak secara lokal atauthin globally act locally”

5.      Tye and Tye berpendapat bahwa perspektif global meliputi:
a.       Studi tentang masalah–masalah dan isu-isu yang melintasi batas-batas nasional  dan adanya keterkaitan dalam sistem-sistem ekonomi, lingkungan, budaya, politik serta teknologi.
b.      Peningkatan saling pengertian terhadap budaya lain sehingga si pembelajar mampu mengembangkan kemampuannya untuk bertoleransi  terhadap pihak lain dan berempati.

6.      Lee Anderson dan Charlotte Anderson (1979) menyatakan bahwa untuk mempersiapkan murid agar menjadi warga negara yang baik harus dimulai dari berbagai macam kelompok yang melibatkannya, dari terdekat hingga yang terjauh, yaitu dari masyarakat lokal, bangsa, hingga  global.
Ada lima tujuan pokok dari perspektif global:
a.       Mengembangkan pengertian keberadaan mereka sebagi individu-individu  yang membentuk masyarakat.
b.      Mengembangkan pengertian  bahwa mereka merupakan anggota dari  masyarakat manusia.
c.       Mengembangkan pengertian bahwa mereka adalah penghuni planet bumi ini dan kehidupannya tergantung pada planet bumi tersebut.
d.      Murid harus diberi pengertian bahwa mereka adalah partisipan  pelaku aktif dalam masyarakat global ini.
e.       Mendidik murid agar mempunyai kemampuan untuk hidup  secara bijaksana  dan bertanggungjawab sebagai individu, sebagai umat manusia, sebagai insan penghuni planet bumi ini serta sebagai anggota masyarakat global.

7.      Muessig dan Gilliom dalam bukunya Perspective of global Education: A source book for classroom teachers” (1981) menyebutkan bahwa melalui perspektif global akan membebaskan para pembelajar dari keinginan-keinginan  yang sifatnya parokial (picik/sempit) dan chauvinisme  Dengan belajar perspektif global mereka akan mampu berinteraksi secara harmonis  dalam masyarakat dunia yang ditunjukkan dengan adanya kemampuan berempati dan mempunyai sifat altruisme  (mengutamakan kepentingan orang lain, kalau perlu dengan mengeluarkan pengorbanan).

8.      Merryfield  dalam artikelnya yang berjudul “Institutionalizing Cross-cultural  Experiences and International  Expertise in Teacher  Educational: the Development  and Potential of a Global Education PDS Network” (1995)  menyimpulkan konsep-konsep dari perspektif global, yaitu bahwa para guru perlu mempunyai pengetahuan dan kemampuan untuk mengajarkan kepada muridnya:
a.       Penghargaan terhadap adanya perbedaan-perbedaan  dan persamaan budaya, untuk itu para guru perlu mengajarkan berbagai macam perspektif yang dimiliki orang lain  ataupun masyarakat lain  dan mereka perlu juga mempunyai kesadaran untuk bertoleransi terhadap perspektif yang dimiliki orang lain.
b.      Dunia ini merupakan sebuah sistem sehingga di dalamnya terjadi saling ketergantungan dan saling berkaitan.
c.       Keputusan-keputusan dan tindakan  yang diambil oleh seseorang akan dapat mempengaruhi dan dipengaruhi oleh intraksi global.

9.      Menurut American Association of College for Tacher  for Teacher Education (1983)  Global education didefinisikan  sebagai “the proses by which people acquire a global perspective to explain events ini recognition of the increasing interdependence of nations and cultures”  (Umi Oktyari Retnaningsih, 1998/1999: 15-20)

Latihan :
  1. Sebutkan ciri-ciri era globalisasi
  2. Jelaskan dampak  positif dan negatif dari globalisasi bagi bangsa Indonesia
  3. Sebutkan sikap dan tindakan dalam menghadapi globalisasi
  4. Jelaskan apa yang dimaksud dengan “berpikir global dan bertindak lokal”
  5. Jelaskan apa tujuan Perspektif Global diajarkan di Sekolah Dasar/MI










BAB II
PERSPEKTIF GLOBAL DALAM IPS

Standar kompetensi: Standar kompetensi: Menguasai secara luas dan mendalam tentang hakekat, manfaat, tujuan Perspektif Global dilihat dari fisi ilmu sosial, pendidikan multikultural,  kesadaran dan wawasan global, isu-isu masalah global serta model-model dan evaluasi yang mendukung pembelajaran IPS SD/MI.

Kompetensi Dasar 1: Mahasiswa mampu menjelaskan  perspektif global dalam Ilmu Pengetahuan Sosial

Indikator:
1.  Mahasiswa mampu menjelaskan perspektif global dalam bidang ekonomi
2.  Mahasiswa mampu menjelaskan perspektif global dalam bidang politik
3.  Mahasiswa mampu menjelaskan perspektif global dalam bidang sejarah
4. Mahasiswa mampu menjelaskan perspketif global dalam bidang antropologi
5. Mahasiswa mampu menjelaskan perspketif global dalam bidang sosiologi
6. Mahasiswa mampu menjelaskan perspketif global dalam bidang Ham
7. Mahasiswa mampu menjelaskan perspketif global dalam bidang iptek
8. Mahasiswa mampu menjelaskan perspketif global dalam bidang pendidikan

Tujuan pembelajaran:
1.      Mahasiswa mampu mendiskripsikan pengertian globalisasi dalam Ilmu Pengetahuan Sosial
2.      Mahasiswa  mampu menjelaskan pengaruh globalisasi  dalam ekonomi dunia
3.      Mahasiswa  mampu menjelaskan pengaruh globalisasi dalam perubahan politik dunia
4.      Mahasiswa dapat menyebutkan cara mengatasi berbagai peristiwa global
5.      Mahasiswa  mampu menjelaskan pengaruh era globalisasi dalam bidang budaya
6.      Mahasiswa mampu menyimpulkan pengaruh globalisasi dalam pergaulan antar bangsa
7.      Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh globalisasi  dalam penegakkan hak asasi manusia
8.      Mahasiswa dapat memilih teknologi yang tepat digunakan di Indonesia
9.      Mahasiswa dapat memberikan argumentasi tentang pelaksanaan pendidikan pada era globalisasi bagi bangsa Indonesia.

A.  Perspekti Global dalam Bidang Ekonomi.
           Dilihat dari ekonomi, secara umum manusia ingin memenuhi kebutuhannya secara baik dan tercipta kemakmuran. Menurut ekonomi bahwa: individu sebagai konsumen dan produksen, individu tidak dapat memenuhi kebutuhannnya sendiri. Dalam kenyataan hidup secara garis besar  dapat digolongkan menjadi tiga keadaan ekonomi dalam masyarakat; yaitu pertama ”pendapatan naik - kebutuhan turun” (keadaan ini yang paling  diharapkan),  kedua ”pendapatan turun-kebutuhan tetap” dan ketiga    ”pendapatan turun dan  kebutuhan naik” (keadaan ini sangat tidak diharapkan).
           Konsep dasar utama ekonomi adalah ”kelangkaan”. Dilihat dari penyebaran sumber daya alam, sumber daya alam yang terdapat dalam permukaan bumi  tidak merata contoh kandungan minyak bumi tidak semua negara dapat memenuhi minyak sendiri. Era globalisasi terjadi keterkaitan  ekonomi antara negara yang satu dengan yang lain dan saling ketergantungan dalam pemenuhan kebutuhan. Peristiwa ekonomi negara besar sangat mempengaruhi ekonomi negara berkembang. Contoh krisis ekonomi di Amerika Serikat mempengaruhi negara di seluruh dunia termasuk Indonesia. Pada era globalisasi terjadi pergeseran pusat kegiatan ekonomi pada tahun 2010/2011 pusat kegiatan ekonomi berada di kawasan Asia Timur (China, Jepang dan Korea Selatan).
             Pertumbuhan ekonomi Indonesia, pada era globalisasi khususnya tahun 2008 pertumbuhan menpai 6,5 persen, namun keadaan ini diperkeruh dengan tingkat  penganguran dan kemiskinan yang relatif tinggi. Walaupun sudah banyak usaha yang dilakukan untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran.  Dalam bidang perdagangan pada tahun 2008 Jepang merupakan mitra terbaik Indonesia, Jepang negara importir produk Indonesia, Jepang banyak memberi bantuan pembangunan.
      Banyak usaha yang dilakukan pemerintahan Indonesia mengatasi krisis. antara lain; meningkatkan daya beli masyarakat, memperkuat usaha mikro pengamanan pangan, pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus, pengurangan bea masuk dan lain sebagainnya.  Walaupun negara kita agraris namun belum bisa secara baik mengatasi penyediaan pangan ini terbukti masih banyak kebutuhan pangan di impor dari negara lain, misalnya susu, kedelai, jagung, kacang tanah, beras dan gula. Namun  pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2009, karena pengaruh krisis financial pertumbuhan ekonomi menurun sampai 4,5 persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesai tahun 2006 (5,5 persen), 2007 (6,3 persen), 2008 ( 6,0 persen), 2009 (4,5 persen) pada tahun 2010 pertumbuhan ekonomi mencapai 6,1 persen (Kompas, 8 Februari, 2011).

Krisis Finansial 2008/2009
           Ekonomi dunia tidak selamanya tumbuh dengan baik. Tumbuh dan berkembangan ekonomi antara lain dipengaruhi oleh kebijakan ekonomi, pengaruh lingkungan alam dan pengaruh hubungan antar negara. Karena itulah fluktuasi pertumbuhan ekonomi terjadi.
            Krisis ekonomi  yang besar dan menimpa negara-negara  Asia, termasuk Indonesia pernah terjadi pada tahun 1997. Krisis 1997 belum bisa ditangani secara tuntas terjadi gelombang krisis  ekonomi  yang sangat besar dan menimpa seluruh dunia, baik negara maju maupun negara berkembang terjadi pada 2008/2009. Krisis tahun 2008/2009 dikenal dengan nama krisis finasial dan menimpa seluruh dunia internasional, yang dimulai dengan jatuhnya  perusahaan besar di Amerika, terutama kridit macet perumahan, dan disusul perusahaan –perusahaan  yang lain di Amerika Serikat.
          Dampak krisis finansial  sangat dirasakan oleh semua negara di dunia. Karena adanya terkaitan langsung antara negara Uni Eropa dengan Amerika Serikat terutama penanaman modal, maka negara-negara Uni Eropa sangat terpukul daripada negara-negara  di kawasan Asia dan kawasan lainnya. Ada perbedaan sistem perbankan di negara maju dengan negara berkembang. Pada negara maju banyak diterapkan sistem perbankan investasi, negara berkembang banyak menggunakan sistem perbankan konvensional. Krisis finansial menimbulkan perusahaan gulung tikar, sebagai akibatnya pengangguran  dan kemiskinan bertambah

Pertumbuhan Ekonomi 2009
Kawasan Asia lebih baik dari pada Uni Eropa dan negara maju. China diperkirakan pertumbuhan ekonomi mencapai 9-10 persen.. Dalam versi Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) pertumbuhan ekonomi negara maju hampir semuanya negatif.  Amerika Serikat akan tumbuh -0,91 persen, Inggris -1,12 persen, Jerman -0,75 persen, Italia -1,03 persen, Perancis 0,36 persen, Belanda-0,75 persen, Jepang-0,15 persen. Sebaliknya Negara-negara berkembang khususnya emerging markets  masih mengalami pertumbuhan positif misalnya China 8 persen bahkan sampai 9 persen, India 7,3 persen,  Korea Selatan 2,67 persen Brasil 3 persen. Pada dasawarsa tearkhir ini investor menekankan faktor–faktor produktivitas pekerja, sarana memadai, produktivitas kerja, kepastian hukum, kemudahan berusaha, transparansi serta kemudahan birokrasi. pasar bebas dan tidak proteksi, harga ditentukan oleh pasar, persaingan sangat ketat.
          Sejak pertengahan  tahun  2010 Perekonomian China secara pesat menduduki reking kedua ekonomi setelah Amerika Serikat. Terjadi perang kurs mata uang antara Asmerika Serikat dengan China. AS tidak puas dengan perkembangan nilai tukar Yuan yang hanya dua persen setelah Bank Central China mengumumkan untuk membuat kurs Yuan fleksibel. Langkah AS terus mencetak dollar AS dan mempertahankan suku bunga rendah telah mendekati nol presen sehingga dapat menurunkan daya saing ekpor sejumlah negara. Pada tahun 2010 dibangun Ekonomi Kawasan Jalur Sutra. Dilhat dari sejarahnya jakawasan jaur sutra ini adalah kawasan perdagangan darat dari  Asia- Eropa. Jalur Sutra sebenarnya sudah terbentuk sejak terjadinya hubungan dagang antara Asia dengan Eropa.
          Pada awal tahun 2011 perekonomian dunia tumbuh lebih cepat dari perkiraan sebelumnya. Hal ini didorong pesatnya pertumbuhan ekonomi di negara China, Brasil, India dan negara-negara di kawasan Asia, namun banyak mengalami kenaikan harga pangan. Dana Moneter Internasional (IMF)  menegaskan bahwa tahun ini merupakan tahun yang menjanjikan untuk pertumbuhan ekonomi, meskipun kawasan Eropa terseret utang.
          Organisasi Pangan dan Perekonomian harga pangan mencapai rekor tertinggi pada Desember 2010 tercatat di atas level harga pangan 2008, yang pernah menyebabkan kerusuhan sosial di Mesir, Kamerun dan Haiti. Di Asia naiknya harga pangan diperkirakan akan menaikan inflasi. Kenaikan harga pangan awal 2011  memicu terjadinya krisis politik di negara-negara Arab terutama di Tunisia.  Mesir dan Yordania. Lybia.

 Harga BBM
           Pada era globalisasi harga minyak dunia mengalami fluktuasi. Awal Desember 2008  turun menjadi 44 dollar AS per barel 4 Desember 2008. Tanggal 10 Februari 2009 harga minyak mencapai 33 dollar AS per barel. Pemerintah Indonesia mengambil  kebijakan penurunan harga minyak khususnya premium dari Rp. 6.000 Rp. menjadi Rp. 5.500 per liter  pada tanggal 1 Desember 2008,  dan kemudian diturunkan  ke posisi Rp. 5.000 pada tangal 15 Desember 2008,  lalu diturunkan kembali  menjadi Rp. Rp. 4.500 per liter pada tanggal 12  Januari 2009. salah satu akibat harga minyak yang tinggi Indonesia keluar dari  keanggotaan OPEC  pada tanggal 1 Januari 2009. Pada akhir tahun 2010 pemerintah mengambil kebijakan baru tentang minyak, terutama dalam penerapan subsidi khusus untuk kendaraan umum. Pada awal Januari 2011 pemerintah kita akan mengeluarkan kebijakan baru dalam BBM yaitu berupa pengaturan subsidi miyak bagi kendaraan umum dan pribadi,. Subsisdi hanya akan diberikan pada kendaraan umum. Krisis politik di Mesir, di Lybia Januari/Februari 2011 harga minyak dunia naik lagi sampai 100 dollar AS per barel.

B.  Perpektif Global Dalam Bidang Politik
              Globalisasi sangat berpengaruh pada bidang politik global. Banyak perubahan yang terjadi setelah perang dingin.  Perang Dingin adalah konflik Blok Barat/Blok (AS) dengan Blok Timur  (Blok Uni Soviet). Perang Dingin berlangsung dari 1945 (setelah PD II selesai  sampai dengan 1991) dengan kemenangan dipihak Amerika Serikat. sebagai akibatnya  Amerika Serikat muncul sebagai negara Adi Kuasa, NATO bertambah kuat, Paktawarsawa bubar, Uni Soviet  bubar,  dibentuknya CIS,  Demokrasi semakain mendunia, banyak negara merdeka, Amerika Serikat berperan  sebagai polisi dunia, HAM mendapat perhatian khusus, terjadi perubahan kepemimpinan dalam berbagai Negara, kedudukan  G 8 semakin kuat, rawan konflik masalah ras, masalah perbatasan dan masalah nuklir. Aktor negarawan dan  non negarawan semakin bermunculan.
           Pada era globalisasi muncul pergeseran kepemimpinan, banyak pemimpin muda yang tampil sebagai kepala pemerintahan. Pada KTT G 20 di Seoul, Kurea Selatan tepatnya Jumat 12 Nopember 2010  Rusia menyatakan mau bekerjasama  dengan NATO  untuk mengembangkan sistem peluru kendali guna melindungi wilayah Eropa. Rusia  juga menyatakan ingin melupakan perang dingin  dan merancang kerja sama strategis dengan bekas seteru utamanya, pernyataan tersebut disampaikan oleh menteri luar negeri  Rusia Sergey Lavrov. Kalau Rusia masuk anggota NATO, anggota NATOada 29 negara.
          Era globalisasi sangat berpengaruh bagi pemerintahan di negara-negara yang diisukan masih otoriter, sehingga awal 2010 ditandai dengan kegiatan demontrasi menentang pemerintah otoriter dan sudah berhasil menggulingkan pemerintahan Ben Ali di Tunisia. Presiden Zine al Abidine Ben Ali ( berkuasa 1987-2011).  Revolusi Tunia (revolusisi Melati) berpengaruh pada Mesir presiden Mohamad Hosni Mubarak merintah sejak 1981. Revolusi di Lybia. Negara-negara Arab  yang diisukan otoriter yaitu  Suriah Presiden Bashar Al-Assad (berkuasa sejak tahun 2000), Oman Sultan Qaboos bin Said sejak th 1970, Aljazair  Presiden Abdelaziz Boutefiika berkuasa  1999, Libia Muammar al Khadafy berkuasa sejak th 1969, Arab Saudi Abdulah bin Abdul Aziz berkuasa sejak 2005. Tahun 2011 berdiri negara baru yaitu Sudan Selatan. Berdirinya Sudan Selatan merupan hasil memorandum tanggal 9-15 Januari 2011. Presiden Sudan Omar al Basir menerima dengan tulus pilihan rakyat selatan untuk merdeka dari utara.

C.   Perspektif Global Dalam Bidang Budaya
          Perbedaan suku bangsa, negara dan agama serta perbedaan tempat tinggal di dunia banyak menimbulkan keanekaragaman budaya. Perbedaan budaya ini bukan merupakan masalah namun hendaknya dijadikan kekayaan bangsa di dunia, sehingga kehidupan di dunia menjadi semakin indah, semakin baik dalam kehidupan yang harmonis, aman dan nyaman.  Walapun kebudayaan berbeda, namun ada persamaan yang diinginkan setiap manusia manusia yaitu  adanya kebebasan beragama,  bebas rasa takut, bebas kelaparan  bebas berpendapat, ingin hidup aman dan nyaman.          
           Menurut Bernet  setiap individu  penemu budaya, menurut Morgan kemajuan budaya seiring dengan IPTEK. Pada Era globalisasi bidang budaya banyak terjadi peristiwa yang behubungan dengan perubahan budaya yaitu terjadi  inovasi budaya, difusi budaya, akulturasi budaya, asimilasi budaya. Perubahan budaya pada era globalisasi meliputi perubahan secara kualitatif, dan perubahan secara kuantitatif dan muncul budaya instan. Perkembangan budaya yang bergerak mengarah universal terutama: musik, pakaian, makanan.

D.  Perspektif Global Dalam Bidang HAM
          Hak asasi manusia bersifat kodrati (anugerah Tuhan Yang Maha Esa), semua manusia memiliki hak yang sama. Berdasarkan sejarah perjuangan hak asasi manusia, sebenarnya perjuangan hak asasi manusi sudah dimulai dari, jaman Nabi. Persitiwa dunia yang memperjuangan hak asasi manusia antara laian, Magna Charta 1215,  Bill of Rihts 1689, Declaration des droit de I Home et do Citoyen 1789. Universal Declaration of Human Rights 1958 (PBB). Di Indonesia penegakan HAM secara jelas dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945 di Indonesia dan UU N0. 39/1999.
            Pada Era Globalisasi hak asasi manusia mendapat perhatian yang sangat besar bagi semua negara di dunia, termasuk Indonesia. Namun dibalik perjuangan penegakan HAM juga terjadi pelanggaran HAM, dan muncul ”daerah panas”.  Daerah Panas adalah daerah rawan konflik misalnya, Timur Tengah, Semenanjung Balkan, Afrika/Sudan, Asia Timur, Asia Selatan, dan juga di Indonesia. Cara mengatasi konflik yang biasa di gunakan dengan diselenggarakan  islah, musyawarah, rekonsiliasi, perjanjian, konflik dengan negara tetangga dapat diatasi dengan perjanjian bilateral, perjanjian multilateral dan resolusi Dewan Keamanan PBB.

E.  Perspektif Global Dalam Sejarah
         Sejarah mempelajari peristiwa masa lalu, konsep dasar sejarah; waktu, tempat dan peristiwa. Sejarah dilihat dari pengaruh peristiwanya sejarah dapat di bedakan menjadi sejarah lokal, sejarah nasional, sejarah dunia. Sejarah lokal memiliki lingkup dari sejarah desa, sejarah kecamatan, sejarah kabupaten, sampai sejarah propinsi. Sejarah lokal sering disebut sejarah mikro karena ruang lingkup sangat terbatas.
          Sejarah lokal termasuk materi yang dipelajari di sekolah dasar. Materi sejarah lokal tersebut mengutamakan daerah sekitar sekolah. Dengan sejarah lokal siswa menjadi mengerti mengenal perkembangan sejarah daerahnya sendiri. Sejarah lokal memiliki arti yang sangat penting untuk menghubungkan dengan dengan sejarah  nasional. Siswa tidak asing dengan sejarah tempat tinggalnya sendiri.
         Sejarah nasional mengkaji negara secara keseluruhan (nation state). Sejarah nasional juga disebut sejarah makro karena materinya mencakup wilayah negara.  Sejarah nasional bukan kumpulan dari sejarah lokal, namum mengkaji peristiwa yang sifatnya nasional. Sejarah nasional sangat penting untuk mengenalkan peristiwa-peristiwa yang sifatnya nasional, dan sangat penting untuk menanamkan semangat nasionalisme, menanamkan rasa bangga sebagai  suatu bangsa/sebagai bangsa Indonesia. Sangat penting untuk menumbuh kembangkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa, rasa saling hormat -menghormati, bekerjasama antar suku bangsa yang ada dalam negara kita dan untuk menjaga integritas bangsa.
           Dengan belajar sejarah nasional akan menjadi jelas perkembangan masyarakat bangsa tersebut sejak jaman dahulu sampai sekarang dan masa yang akan datang. Dengan belajar sejarah nasional akan diketahui tahapan perjuangan bangsa sampai sekarang dan masa yang akan datang. Sejarah nasional tidak hanya memperkenalkan perjuang bangsa tetapi lebih penting lagi dapat tertanam semangat nasionalisme sesuai dengan jamannya.
          Perkembangan  sejarah nasional Indonesia akan memberikan gambaran nasionalisme pada era penjajahan yang berbeda dengan jaman pembangunan dan jaman pasca reformasi. Pada masa pejajahan tertanam benih-benih dan semangat nasonalisme melawan penjajah untuk mencapai kemerdekaan. Pada era perjuang fisik setelah merdeka akan menanamkan benih dan semangat perjuangan mempertahankan kemedekaan, sehingga muncul semangat 45. Pada era pembangunan nasional yang dimulai 1 April 1969 banyak menanamkan benih dan semangat nasionalisme pembangunan untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur. Pada era globalisasi pasca reformasi  tumbuh benih-benih semangat nasiolisme ekonomi, semangat cinta produk Indonesia, nasionalisme budaya.
           Ahli sejarah membedakan sejarah menjadi sejarah sebagai peristiwa, sejarah sebagai ilmu dan sejarah sebagai cerita. Sejarah sebagai peristiwa bersifat objektif, karena hanya bicara peritiwa itu sendiri, belum memasukan pendapat/pemikiran atau pandangan dari penulis. Sejarah sebagai ilmu sejarah tersebut ditulis dengan teknik langkah-langkah ilmiah. Sejarah sebagai cerita sangat subyektif karena sudah banyak diwarnai pandangan pemikiran penulis.  Mata pelajaran sejarah memiliki tempat yang strategis untuk membangun semangat nasionalisme dan membangun moral bangsa.
           Pembangunan moral bangsa harus berpedoman pada Pancasila dan disesuaikan dengan kebutuhan bangsa kita  sendiri.  Pembangunan moral yang diharapkan oleh bangsa Indonesia adalah bermoral Pancasila. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa harus dapat mewarnai moral bangsa Indonesia. Pada era globalisasi  yang ditandai dengan adanya perdagangan bebas semangat  nasionalisme mengutamakan nasioanlisme ekonomi (cinta produk Indonesia, dan bangga terhadap produk Indonesia). Dan nasionalisme kebudayaan untuk menjaga kebudayaan kita agar tetap tumbuh dan berkembangan tidak diambil bangsa lain, namun demikian tidak mengabaikan semangat nasionalisme dalam arti cinta bangsa dan negara secara keseluruhan.
          Sejarah dunia mengkaji peristiwa-peristiwa di luar negara Indonesia. Peristiwa yang dikaji sejarah dunia pada umumnya peristiwa-peristiwa besar yang menjadi perhatian dunia luar/negara lain. Dilihat dari pengaruhnya peristiwa yang dikaji pada sejarah dunia pada umumnya berpengaruh pada dunia. Sejarah dunia banyak memperhatikan dalam bidang politik, ekonomi dan budaya.
         Sejarah dunia memberikan gambaran tentang perkembangan masyarakat dunia sejak masa lampau hingga masa kini, baik dalam bidang politik, ekonomi dan budaya. Dengan belajar perkembangan sejarah bangsa lain, sejarah dunia memberikan wawasan yang luas pada peserta didik, sehingga dapat untuk memperkuat rasa nasionalisme dan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia.
          Pada era globalisasi muncul paradok sejarah “semakin demokrasi, semakin banyak negara yang merdeka” muncul “konsep 1000 negara”.  Peristiwa satu mempengaruhi  peristiwa, misalnya  revolusi Melati di Tunisia mempengaruhi munculnya Revolusi Nil di Mesir, Revolusi di Lybia.

F.   Perspektif Global Dalam Geografi
          Dilihat dari aspek geografi  banyak peristiwa alam yang terjadi pada era globalisasi, misalnya perubahan iklim, pemanasan global,  gempa bumi, tsunami  dan mobilitas penduduk. Pembangunan industri secara besar-besaran banyak mempengaruhi perubahan iklim.
           Menurut pembagaian iklim matahari, bulatan bumi kita dibagi menjadi iklim tropis, sub tropis, sedang dan dingin. Pembagaian iklim matahari  didasarkan pada sinar matahari yang diterima di permukaan bumi kita. Berdasarkan  pembagaian iklim matahari maka negara yang ada dipermukaan bumi kita dikelompokan menjadi negara yang beriklim tropis, negara yang beriklim sub tropis, negara beriklim sedang dan negara beriklim dingin.
           Sebelum era globalisasi dapat dikatakan  keadaan iklim disetiap negara akan sama dari waktu kewaktu sesuai dengan ciri khas yang sama, artinya iklim tersebut dapat di perkirakan secara tepat, sedikit sekali terjadi perubahan iklim. Namun setelah  banyak industri besar yang dibangun terjadilah pemanasan bumi yang sangat berpengaruh bagi kehidupan manusia. Keadaan yang langsung dapat dirasakan antara lain terjadi perubahan iklim secara besar-besaran. Contoh di Indonesia yang termasuk negara tropis, terjadi perubahan iklim yang sangat besar, pergantian musim kemarau dan musim penghujan tidak jelas. Bulan April  sampai Oktober  biasa disebut musim kemarau sekarang menjadi musim penghujan, sama dengan musim penghujan bulan Oktober-April.
          Perubahan iklim yang terjadi pada era globalisasi ditandai dengan adanya perubahan cuaca yang sangat ekstrim, sehingga menimbulkan masalah  bagi industri pertanian pangan dan perkebunan, hujan terlalu deras sehingga menimbulkan  bahaya banjir dan tanah longsor, adanya angin puting beliung yang berbahaya bagi kehidupan manusia, perubahan iklim juga mengakibatkan gelombang laut yang besar dan  mengganggu nelayan  mencari ikan serta mengganggu palayaran.

G.   Perspektif Global Dalam Sosiolologi
                  Manusia merupakan mahkluk sosial, manusia selalu ingin diterima dilingkungannya. Kemjauan iptek pada  era globalisasi mengakibatkan hubungan manusia/hubungan sosial kemasyarakatan mengalami perubahan baik secara lambat maupun secara cepat, baik skala besar  dalam arti antar negara/bangsa, maupun secara skala kecil dalam arti hubungan antar kelompok dengan kelompok lain atau hubungan individu dengan individu.  Perubahan hubungan ini ada yang bersifat positif sesuai dengan harapan  sehingga hubungan harmonis, misalnya hubungan antara anggota ASEAN, menjadi lebih baik dan ada perubahan yang negatif misalnya konflik di Maluku, di Timur Tengah dan sebagainya.                             
Dilihat dari sosiologi era globalisasi banyak berpengaruh pada mobilitas sosial secara vertikal maupun mobilitas sosial secara horisontal. Mobilitas vertikal yaitu perpindahan status dari strata yang satu ke strata lainya. Perpindahan status bawah ke strata atas atau sebaliknya dari strata atas kestrata bawah.
Mobilitas strata vertikal dapat di bagi dua yaitu mobilitas strata intragenerasi (mobilitas vertikal yang dialami oleh seseorang individu dalam kehidupannya), misal dari penjual kue keliling menjadi pemilik perusahaan kue. Mobilitas strata antar generasi adalah perubahan status yang lebih baik yang dialami oleh seseorang anak berbeda dengan orang tuanya. Seorang anak dari penjual kue keliling menjadi pengusaha kue.
Perubahan status dan peran tidak hanya dalam bidang ekonomi dan  pada individu, tetapi juga perubahan pada status  negara dalam percaturan politik Contoh dalam percaturan politik, Uni Soviet bubar, Amerika Serikat muncul sebagai negara Adidaya. Dalam bidang ekonomi China  awal  tahun 2009 masih bersatus negara berkembang pada akhir tahun 2010 China menjadi negara nomor 1 dalam pertumbuhan ekonomi dan menjadi negara nomor dua setelah Amerika Serikat. Pada akhir tahun 2010 terjadi perang mata uang. Pertumbuhan ekonomi China yang sangat pesat mengakibatkan perang mata uang dengan Amerika serikat.
Era globalisasi mengakibatkan pergeseran nilai dan sistem nilai, sebelum era globalisasi terdapat perbedaan yang cukup signifikan antara nilai dan sistem nilai antara desa dan kota. Dapat diamati secara jelas dalam kebiasaan, cara dan norma yang berlaku, misalnya nilai-nilai kekeluargaan, nilai keagamaan, gotong royong, musyawarah  di desa lebih kental, sedangkan nilai pendidikan lebih tinggi di kota. Namun pada era globalisasi nilai yang ada pada masyarakat desa mulai  bergeser, rasa kekeluargaan mulai menurun, nilai individual mulai meningkat, nilai di desa dan kota hampir sama.

Mobilitas sosial
            Mobilitas sosial berkaitan dengan pergerakan atau perpindahan suatu kelompok sosial kelompok sosial lainya bergerak secara cepat.  Mobilitas kerja dari suatu pekerjaan ke pekerjaan lainya, mobiltas toritorial dari dari daerah desa kedaerah kota. Dilihat dari  pergerakannya dapat kearah  horisontal atau kearah vertikal keadaan ini terlihat jelas pada era globalisasi. Era globalisasi mendukung terjadinya migrasi, kebanyakan berasal dari lapisan menengah masyarakat desa. pada usia muda. yang memandang kehidupan di desa lebih sulit. dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan. Ada dua faktor yang mendorong penyebaran penduduk yaitu faktor pendorong (push factor) dan faktor penarik (pull factor). Secara umum terjadinya migrasi ada yang lambat, otomatis, cepat, mendadak.

Modernisasi
     Modernisasi adalah proses perubahan yang membawa kemajuan, di negara Barat modernisasi diartikan rasionalisasi dan penggunaan iptek. Di negara Barat  industrialisasi mengakibatkan adanya modernisasi, sedangkan di negera berkembang modernisasi mengakibatkan adanya industrialisasi. Modernisasi di negara berkembang diartikan  proses pembangunan.
      Revolusi Industri di Inggris berpengaruh pada seluruh dunia dan ikut mempengaruhi kemajuan peradaban. Peradaban bangsa.  yang satu dengan bangsa yang lain tidak sama,  hal ini  mengakibatkan adanya perbedaan status negara. Secara garis besar berdasarkan kemajuan peradaban  negara di dunia,  negara dapat digolongkan menjadi negara maju dan negara berkembang.
           Revolusi Industri di Inggris pada tahun 1750, menumbuhkan proses pembangunan di  negara barat. Yang dimaksud dengan Negara Barat adalah negara berkebudayaan barat. Proses modernisasi secara besar-besaran antara negara yang satu dengan yang lain tidak sama, sehingga mengakibatkan perbedaan kemajuan negara. Sejak itulah muncul istilah negara dunia pertama (negara maju), negara dunia ke dua dan negara dunia ke tiga. Negara dunia pertama negara maju yang tergabung dalam G8, Negara dunia ke dua untuk sebutan negara-negara di kawasan Eropa Timur dan Negera dunia ke tiga untuk sebutan negara berkembang, yang banyak kita jumpai di kawasan benua Asia dan Afrika.
         Modernisasi tidak sama dengan Westernisasi, karena Westernisasi adalah proses membudayakan budaya Barat, sedangan Modernisasi diartikan proses pembangunan/menuju modern. Nilai utama kebudayaan Barat dengan pandangan antroposentris  yaitu demokrasi, institusi sosial, kesejahteraan ekonomi berpokok pangkal pada penghargaan mutlak terhadap manusia. Perspektif timur bersifat teosentris.berdasarkan agama.
           Pembangunan bangsa dan negara Indonesia pada  hakekatya sudah dimulai sejak Proklamasi 17 Aguatus 1945. Penggunaan nama modernisasi di Indonesia dikenal masyarakat luas dimulai sejak pemerintahan Orde Baru. Modernisasi di Indonesia yang dilaksananakan secara bertahap. Tahap pertama dimulai 1 April 1969 untuk menuju terwujudnya masyarakat yang adil dan makmur

H.   Perpketif Global dalam Pendidikan
Fenomena yang selalu terjadi dalam bidang pendidikan di era globalisasi ialah  selalu tertinggal,  perkembangan  dunia pendidikan dibanding dengan perkembangan teknologi, informasi dan dunia bisnis yang mengiringnya ( Suyanto, 2006: 5). Tantangan pendidikan pada era globalisasi semakin   tidak terbatas, dilihat dari masukan (input), keluaran (outputs), hasil (outcame), manfaat (benefits), dan dampak (impacts). Jika hal ini terjadi, bangsa Indonesia akan selalu ketinggalan.      Tujuan akhir dari proses pendidikan di era globalisasi pada hakekatnya adalah menyediakan sumber daya insani yang memiliki daya saing  secara internasional. Untuk menciptakan keunggulan diperlukan inovasi dalam pengembangan pendidikan. Untuk membangun paradigma baru dalam bidang pendidikan menurut Suyanto dalam bukunya Dinamika  Pendidikan nasional  paradigma baru pendidikan  pada abad 21 pada halaman18. antara lain:
  1. Pendidikan nasional hendaknya memiliki visi yang berorientasi  pada demokrasi bangsa, sehingga memungkinkan terjadinya proses pemberdayaan seluruh komponen masyarakat secara demokratis.
b.       Pendidikan nasional hendaknya memiliki misi agar tercipta partisipasi masyarakat secara menyeluruh, sehingga secara mayoritas  seluruh komponen bangsa  yang ada dalam masyarakat menjadi terdidik.
c.       Substansi pendidikan dasar hendaknya  mengacu kepada pengembangan potensi dan kreativitas  dalam totalitasnya. Tolok ukur keberhasilan tidak semata-mata pada nilai hasil Ebtanas Murni.
d.      Substansi pendidikan nasional di jenjang pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi hendaknya membuka kemungkinan untuk terjadinya pengembangan individu secara vertikal dan horizontal. Pengembangan vertikal mengacu pada strutur keilmuan,  dan pengembangan  horisontal  mengacu pada keterkaitan dan relevansi pada  bidang keilmuan.
e.       Pendidikan dasar dan menengah perlu mengembangkan  sistem pembelajaran  yang egaliter dan demokratis agar tidak terjadi pengelompokan  dalam kelas atas dasar kemampuan akademik.
  1. Pendidikan tinggi hendaknya  jangan semata-mata hanya berorientasi pada  pada penyiapan tenaga kerja.  Tetapi lebih jauh dari pada itu  harus memperkuat kemampuan  dasar mahasiswa yang memungkinkan baginya untuk berkembang lebih jauh  baik sebagai individu, anggota masyarakat, maupun sebagai warga negara dalam kontek kehidupan global.
  2. School-based management perlu dikembangkan dalam rangka desentralisasi dan devolusi pendidikan agar lembaga-lembaga pendidikan dapat mempertahankan akuntabiltas terhadap Stakeholder pendidikan nasional.
  3. Pengembangan sekolah perlu menggunakan pendekatan community-based education dalam model ini sekolah dikembangkan dengan memperhatikan  budaya dan potensi yang ada dalam masyarakat.
  4. Perlu menetapkan rekrutmen pejabat pendidikan secara professional, sehingga dapat diperoh the right  person int the right place,  bukan the right person in the wrong place, Lebih parah lagi  the wrong person in the wrong place.
Dalam skala yang sangat mikro, paradigma lama pendidikan hanya memusatkan  perhatian pada kemampuan otak kiri  peserta didik, dan sebaliknya kemampuan otak kanan kurang mendapat perhatian. Kondisi mengakibatkan pendidikan nasional  hanya mampu menghasilakn orang-orang yang tidak mandiri, tidak kreatif tidak memiliki self awareness tidak mampu berkomunikasi dengan baik  dengan lingkugan fisik, sosial dan kultural  dalam komunitas kehidupannya. Kondisi Outcome yang demikian  sungguh tidak sesuai dengan tuntutan dan prasyarat  bagi kehidupan dan persaingan global. Karena itu pendidikan pada dewasa ini harus  ada keseimbangan  pengeembangan belahan otak kiri dan belahan otak kanan. Pendidikan harus sanggup mengembangkan aspek kognitif dan afektif (Suyanto, 2006: 165).
       Menurut UU Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional  Pasal 3 mengatakan Pendidikan  Nasional  berfungsi mengembangkan  kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa  yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan  bangsa bertujuan untuk  berkembangnya paotensi peserta dididk agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlaq mulia, sehat, berilmu, cakap kreatif, mandirei  menjadi warga negara yang demokratis  serta bertanggung jawab. Sekolah sebagai lembaga pendidikan  dipandang sebagi tempat strategis untuk menanamkan budi pekerti, terutama yang berisi pembiasaan untuk hidup bersopan santun dan bertata krama secara benar baik dalam bentuk ucapan, sikap dan perbuatan (Furqon, 2007: 91). Dengan demikian pendidikan memiki tugas untuk tetap menjaga nilai-nilai  budaya Indonesia. Pendidikan merupakan filter yang dapat menyaring budaya asing yang masuk ke Indonesa. Pendidikan harus tetap bisa menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
     Seiring dengan kemajuan pendidikan pada era globalisasi Indonesia meratifikiasi kesepakatan internasional  tentang pendidikan yang ramah bagi semua, maka pada tahun 1997 diadakan ujicoba sekolah inklusif. Menyadari bahwa sistem pendidikan inklusif  diyakini dapat meningkatkan  semua kopetensi  peserta didik pemerintah (Direktorat PLB) melakukan  program pendidikan inklusif berbagai lembaga terkait
   Kosep dasar pendidikan inklusif adalah sekolah dipersiapkan untuk memberikan  layanan pendidikan semua  dan tidak kiskriminasif. Langkah yang diambil untuk penyelenggaraan pendidikan  inklusif diterbitkan surat Edaran Dirjen Dikdasmen Depdiknas Nomor 380/C.C6/MN 2003 Perihal Pendidikan Inklusif  yang intinya mewajibkan setiap kabupaten/kota sekurang-kurangnya  terdapat 4(empat) sekolah inklusif terdiri dari: SD, SMP, SMA,  SMK. Inti dari pendidikan inklusif menjamin setiap anak berkelainan dan berkebutuhan khussu mendapatkan kesempatan akses dalam segala aspek kehidupan, baik dalam bidang pendidikan kesehatan, sosial, kesejahteraan, keamanan maupun bidang lainnya, sehingga menjadi generasi penelrus yang handal.(Sutji Hariyanto, 2011: 7)

I.   Prespektif Global dalam Iptek
   Perlu kita sadari bahwa kemajuan yang dicapai berkat kemajuan ilmu dan teknologi bersifat ambivalen  artinya disamping banyak akibat positif, terdapat juga akibat negatif. Tidak dapat disangkal lagi berkat adanya kemajuan iptek manusia mempunyai banyak kemudahan  dan kemajuan, pandangan optimis terus berlangsung secara terus menerus.  Ilmu pengetahuan dianggap sebagai kunci  untuk memecahkan kesulitan  yang mengganggu kesulitan manusia.  Teknologi yang diciptakan manusia memang untuk memenuhi kebutuhan demi kelangsungan hidup manusia sesuai dengan jamannya. Perkembangan iptek banyak mempengaruhi perubahan  dalam kehidupan manusia.
     Perkembangan teknologi pada abad 20 berlangsung sangat cepat dan akibat yang ditimbulkannya mempengaruhi bidang-bidang lain. Tampaknya teknologi mempengaruhi sebagian besar kehidupan manusia. Dilihat dari sejarahnya teknogi berkembang dari Barat pada abad ke XVI dan puncanya pada revolusi Industri pada bad ke XVIII.  Istilah Rvolusi Industri dipopulerkan oleh Arnold Toynbee pada  tahaun 1884, yang mengacu pada transformasi besar-besaran  yang terjadi di Inggris  pada abad  XVIII dan  XIX, meskipun sebenarnya teknologi sudah ada  sejak adanya manusia hidup di bumi, tetapi lonjakan yang spektakuler baru terjadi pada abad ke XVIII dan XIX  (Damardjati  Supadjar: 106). Menurut Prof. Iskandar Alisyahbana (dalam  Damardjati Supajar: 108) teknologi bersifat dialektik artinya teknologi dapat menyelesaikan  masalah yang dihadapi manusia, akan tetapi pemecahan masalah tersebut menimbulkan permasalahan yang baru dan permasalahan  yang baru harus dipecahkan dengan teknologi yang baru pula.
             Teknologi ibarat pedang bermata dua, artinya teknologi memiliki dampak positif dan dampak negatif terhadap kehidupan manusia. Contoh  ditemukannya mesin gergaji kayu, manusia mudah membangun industri kayu lapis,  tetapi dibalik itu terjadilah penebangan hutan secara cepat dan meningkatnya pemanasan global. Penggunaan pestisida dapat untuk membasmi hama tanaman namun dibalik itu tanah menjadi kurang subur, masih banyak contoh lainnya. Untuk menjadi  dampak negatif yang tidak berlebihan teknologi maka diperlukan etika penggunaan teknologi.
           Manusia harus dapat menciptakan hubungan  teknologi dengan manusia yang selaras dalam arti penggunaan teknologi disesuaikan dengan kepentingan sehingga tidak menimbulkan dampak negatif yang  besar. Perkembangan iptek mencakup semua bidang kehidupan manusia. Antara lain bidang komunikasi dan informasi; diketemukan radio, televisi, radio, hand phone, feximil, mempercepat komunikasi.  Bidang kesehatan, berhasilnya manusia menemukan alat  dan obat-obatan dapat memperpanjang angka harapan hidup dan sebagainya.
           Menurut Alvin Toffler mengumpamakan teknologi sebagai mesin yang besar atau sebuah akselelator (alat pemercepat)  yang dasyat dan ilmu pengetahuan sebagai bahan bakarnya. Teknologi dan ilmu pengetahuan dapat dibedakan  tetapi tidak dapat dipisahkan. Era globalisasi mempermudah terjadinya alih teknologi secara langsung atau tidak langsung.

Soal Latihan :
  1. Jelaskan  faktor-faktor yang mempengaruhi  terjadinya perubahan politik dunia  pasca  Perang dingin.
  2. Jelaskan faktor penyebab terjadinya krisis poltik di Timur Tengah
  3. Sistem pendidikan nasional bagaimana yang dapat  digunakan sebagai filter budaya bangsa  sehingga tidak terjadi pergeseran  nilai budaya.
  4. Sistem  teknologi yang bagaimana yang tepat digunakan di Indonesia.
  5. Apakah ada pengaruh perubahan politik dunia pasca Perang Dingin dalam perkembangan politik di Indonesia.









BAB III
KERJA SAMA ANTAR NEGARA

Standar kompetensi: Menguasai secara luas dan mendalam tentang hakekat, manfaat, tujuan Perspektif Global dilihat dari fisi ilmu sosial, pendidikan multikultural,  kesadaran dan wawasan global, isu-isu masalah global serta model-model dan evaluasi yang mendukung pembelajaran IPS SD/MI.

Kompetensi Dasar 1: Mahasiswa mampu menjelaskan  perspektif global dalam Ilmu Pengetahuan Sosial

Indikator:
1.      Mahasiswa mampu mendiskripsikan pengertian kerjasama Internasional
2.      Mahasiswa mampu mendiskripsikan pengertian kerjasama regional
3.      Mahasiswa mampu menjelaskan latar belakang dibentuknya kerjasama  antar negara
4.      Mahasiswa mampu menyebutkan tindakan PBB dalam perdamian dunia
5.      Mahasiswa mampu menjelaskan latar belakang dibentuknya kerja sama regional
6.      Mahasiswa mampu menjelaskan tujuan dibentuknya Gerakan Non Blok
7.      Mahasiswa mampu menjelaskan tujuan  pembentukan group negara
8.      Mahasiswa  dapat membandingkan keadaan dunia sebelum dan sesudah Perang Dingin

Tujuan pembelajaran:
1.      Mahasiswa dapat mendiskripsikan pengertian kerja sama internasional
2.      Mahasiswa  dapat menjelaskan pengertian kerjasama regional
3.      Mahasiswa  dapat menjelaskan latar belakang dibentuknya kerja sama antar negara.
4.      Mahasiswa dapat menjelaskan  tindakan PBB dalam perdamaian dunia.
5.      Mahasiswa  dapat menjelaskan  dibentuknya kerjasama regional
6.      Mahasiswa dapat  menjelaskan  tujuan dibentuknya Gerakan Non Blok
7.      Mahasiswa dapat menyimpulakn pembentukam group negara
8.      Mahasiswa dapat mebandingkan keadaan dunia  sebelum dan sesudah Perang Dingin.

A.     Perserikatan Bangsa- Bangsa
         Supaya lebih jelas dalam mempelajari perkembangan sejarah dunia khususnya terbentuknya kerjasaama antar negara, perlu melihat garis besar peristiwa dunia  yang mengawali terbetuknya kerja sama antara negara. Secara garis besar peristiwa sejarah dunia dapat dikelompokan sebagai berikut. Sebelum Perang Dunia Pertama, Perang Dunia Pertama. Perang Dunia ke dua dan Perang Dingin dan Pasca Perang dingin.
           Kejadian besar sebelum PD I  antara lain: Pelayaran Samodra pada abad ke 15, yang dipelopori bangsa Portugis dan Spanyol,  Revolusi Amerika 1776, Revolusi Perancis 1789, Revolusi  Industri 1750

Perang Dunia Pertama berlangsung 1914-1918   antara Blok Sentral melawan blok Sekutu. Blok Sentral terdiri dari negara Jerman, Bulgaria, Turki dan Australia, sedangkan Blok Sekutu terdiri dari Inggris, Perancis, Rusia, Rumania, Yunani, Italia, Jepang, Amerika Setrikat, Belgia dan Serbia. Perang Dunia Pertama terbagi dalam 4 front:  Front  Barat: (Belgia dan Perancis Utara,  Front Timur ( Rusia Barat),  Front  Italia,  Front  Balkan, dimenangkan blok Sekutu
         Setelah Perang Dunia I muncul negara Fasis, ciri-ciri negara fasis: menonjolkan kepentingan  negara, dan tidak mengakui  kepentingan perorangan, memiliki rasa nasionalisme yang berlebihan, dan merendahkan bangsa lain, mendewakan penguasa tunggal (diktator) anti demokrasi. Negara Fasis : Jerman di bawah Hitler,   Italia    di bawah Mussolini, Jepang di bawah Kaisar Hirohito.
             Perang Dunia kedua adalah perang antara Blok Sekutu melawan Blok Fasis. Blok Sekutu :  Amerika Serikat,  Inggris,  Perancis, Belanda.  Latar belakang: Jerman ingin pembalasan kekalahan, Jerman ingin merebut daerah bekas jajahan, Jerman ingin berkuasa di Eropa, Italia ingin membentuk ”Italia Raya” Negara Eropa saling berlomba senjata, Jepang ingin melaksanakan ekspansi, pertentangan paham fasis dengan liberalisme, Rusia ingin menjadi negara Komunis yang bertentangan dengan fasis, dan  kegagalan LBB memelihara perdamian.
           Perang Dunia II terjadi di : Eropa dan Afrika Utara (Jerman, Italia melawan Inggris, Perancis). Asia Pasifik: Jepang melawan (ABCD) Amerika Serikat, Ingris, China, dan. Belanda. Perang Dunia II berakhir setelah Jepang di bom atom pada tanggal  6 dan 9 Agutus 1945  (Nagasaki dan Hirosima). Perang Dunia II dimenangkan Blok Sekutu. Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu tanggal 14 Agustus 1945.  Tanggal 14-16 Agustus 1945 Facum of Power bagi negara Indonesia, dan pada tanggal 17 Agustus 1945   proklamasi. Lembaga yang di kenal sebagai pendiri negara PPKI.
            Setelah perang dunia II berakhir, timbul Blok Barat (AS) Blok Timur (Uni Soviet) keduanya rebut pengaruh. Rebut pengaruh yang berupa konflik itulah yang disebut Perang Dingin. Perang dingin sangat mengganggu kestabilan dunia. Banyak cara yang diusahakan negara-negara di dunia untuk meredakan perang dingin, karena apabila Perang Dingin berubah menjadi perang terbuka hancurlah bumi ini. Cara yang dilakukan masyarakat dunia untuk meredakan Perang Dingin antara lain dibentuklah kerjasama  antar negara. Kerjasama antar negara dapat dikelompokann menjadi kerjasama internasional dan kerjasama  regional. Organisasi yang pertama kali berdiri setelah perang dunia kedua adalah PBB pada tanggal 24 Oktober 1945.
           Perang Dingin berlangsung akhir tahun 1945 samapi dengan 1991 sangat mempengaruhi perdamaian dunia. Perang Dingin pada hakekatnya konflik yang berkepanjangan antara Blok Barat dengan Blok Timur. Untuk mengatasi Perang Dingin PBB berusaha untuk meredakan ketegangan (Detente) Negara-negara berkembang mengadakan Konferensi Asia-Afrika tahun 1955. Konferensi Asia Afrika dilanjutkan dengan  berdirinya Gerakan Non Blok yang dipelopori oleh Indonesia, Yogoslavia dan Mesir.
          Pada  era Perang dingin berdirilah kerjasama  antara negara antara lain  NATO, Pakta Warsawa, ASEAN, OKI, M EE, OPEC. APEK dan berdiri group negara    anatara ;aian G6. G.7  G8. G15 dan G.20.    




 
















                                                                      
Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) bahasa Ingrisnya United Nations atau disingkat UN didirikan di San Fransisco pada tanggal 24 Oktober 1945 setelah konferesi Dumbarton Oack di Washington.  PBB merupakan pengganti dari Liga Bangsa-Bangsa  atau LBB yang berdiri  tahun 1920. Kehancuran dunia akibat Perang Dunia Pertama  timbul kesadaran untuk membentuk suatu badan perdamaian dunia yang dapat mengatasi perdamaian dunia. Tokoh perdamaian yang muncul pada waktu itu antara lain Simon Bolivar, Henrry Dunant, Woodrow Wilson. Atas usulan  dari Wilson  dibentuklah Liga Bangsa-Bangsa (LBB) pada  Januari 1920, namun tidak berhasil dalam menegakkan perdamaian dunia, maka dibentuklah PBB. 24 Oktober 1945. LBB dibubarkan pada tahun 1946.
PBB bertugas menjaga perdamaian dunia.. Pembentukan PBB diawali dengan konferensi yang teridiri dari :
1.  Atlantic Carter  : pada tanggal  14 Maret  1941
2. United Nations Declaration  yang ditandatangani  pada tanggal 1 Januari 1945
3.  Konferensi Moskow  yang diselenggarakan  pada tanggal 19-30 Oktober 1943
4. Konferensi Dumberton Oaks  di dekat  Washington berlangsung dari tanggal 21 Agust- 7 Oktober 1944
5.  Konferensi Yalta  pada tanggal 4-11 Februari 1945,
6. Konferensi San Fransisco, dilaksanakan  tanggal 25 April- 26 Juni 1945.  berhasil  menyusun dan menandatangani Piagam Perdamaian atau Charter of Peace. Piagam inilah yang kemudian   menjadi  Piagam PBB  dan disyahkan pada tanggal 24 kotober 1945. Dengan disyahkan  perdamaian itu maka secara resmi berdirinya PBB.  Markas di kota New York, Amerika Serikat. Piagam PBB mulai berlaku sejak tanggal 24 Oktober 1945. dengan ditandatangani oleh 51 negara, 51 negara ini  disebut anggota pangkal/asli.  Piagam tertulis dengan lima bahasa: Inggris, Rus, Perancis, Sepanyol, dan Tionghoa yang masing-masing sama absyahnya. Bulan Juni 2006 anggota PBB berjumlah 192 negara.

Tugas PBB:
a.      Mempertahankan perdamaian dan keamanan dunia internasional
  1. Memajukan persahabatan antar bangsa atas dasar persamaan hak dan derajat manusia
c.      Bekerjasama dalam usaha penyelesaian masalah-masalah internasional
  1. Memadukan kegiatan semua bangsa yang masuk anggota PBB dalam mencapai cita-cita. 

Fungsi PBB:
a.       Menyingkirkan dan menghindari adanya perang
  1. Menghimpun gagasan masing-masing anggota  PBB demi kemajuan bangsa-bangsa.
  2. Memecahkan segala permasalahan yang timbul secara bersama dalam rangka tercapainya tujuan PBB.

Organ Utama PBB menurut Konferensi San Fransisco
  1. Majelis Umum (General Assembly), majelis musyawarah utama
  2. Dewan Keamanan ( Security Council), untuk memutuskan revolusi tertentu untuk perdamaian dan keamanan dibebankan untuk menjaga perdamian dan keamanan antar bangsa, hanya bisa membuat rekomendasi  untuk pemerintah negara anggota dan dapat membuat keputusan yang sfatnya mengikat. Keputusan dewan dikenal dengan nama Resolusi Dewan
Keamaan. Dewan Keamanan terdiri dari 15 negara anggota, yang terdiri dari lima anggota tetap dan 10 angota tidak tetap. Anggota tetap Dewan keamanan Cina, Perancis, Rusia, Inggris dan Amerika Serikat. Anggota tetap memiliki hak Veto. Sepuluh anggota tidak tetap Austria, Bosnia dan Herzegovina, Barsil, Gabon, Jepang, Libanon, Meksiko, Nigeria, Turki dan Uganda, untuk waktu selama dua tahunan.
  1. Dewan Ekonomi dan Sosial  Economic and Social Council disngkat (ECOSOC), untuk membantu dan mempromosikan kerjasama ekonomi dan sosial internasional  dan pembangunan
  2. Sekretariat (Secretariate), untuk setudi menyediakan, informasi dan fasilitas  yang diperlukan oleh PBB. Sekretariat dipimpin oleh Sekretaris Jendral. Sekkretaris Jendral yang pernah memimpin:
    1. Trygve Lie dari Norwegia                             (2 Februari 1946- 10 Nopemberl 1952)
    2. Dag Hamerskjold  dari Swedia                         (10 April 1953-18 September 1961)
    3. U. Than dari Birma                                           ( 30 Nopember 1961-1 Januari 1972)
    4. Kurt Waldeim  dari Austria                                   ( 1 Januari 1972 -1 Januari 1982)
    5. Javier Perez de Cuellar dari  Peru                          ( 1 Januari 1982-1 Januari 1992)
    6. Boutros-Boutros Ghali dari Mesir                               ( 1 Januari 1992- 1 Januari 1997)
    7. Kofi Annan dari Ghana                                  ( 1 Januari 1997- 31 Desember 2007)
    8.  Ban Ki-moon dari Korea Selatan  (1 Januari 2007 – incumbent)
  3. Makamah Internasional ( International Court of Justice), organ peradilan primer.
  4. Dewan Perwalian (Trusteeship)
(http://id.wikipedia.org/wiki/Perserikatan Bangsa Bangsa  29 Maret 2011


Jasa Baik PBB Terhadap Indonesia.
1.      KTN. Pada tanggal 21 Juni 1947 Jakarta)
2.      UNCI. (United  Nation Commisi on for Indonesia)
3.      UNTEA (United Nation Temporary Executive Authority)
Untuk menyelesaikan masalah kembalinya Irian Barat kepangkuan Republik Indonesia dilakukan perjuangan  secara fisik dan perjuangan diplomatik. Perjuangan fisik bangsa Indonesia Presiden Sukarno pada tanggal 19 Desember 1961 mengumandangkan Tri Komanado Rakyat (Trikora) dalam rapat Umum di Yogyakarta.  yang isinya:
1.      Gagalkan pembentukan negaraPapua bikinan Belanda
2.      Kibarkan Sang Merah Putih di seluruh Irian Barat
3.      Bersiap-siaplah untuk mobilisasi Umum
Pada perjuangan fisik merebut kembalinya Irian Barat dari Belanda telah gugur putra bangsa yaitu Komodor Yos Sudarso di Laut Aru.
Pada tanggal 1 Mei 1963 anggota sipil dan militer Belanda harus sudah selesai dipulangkan. Sesuai dengan Persetujuan New York Pemerintah RI  menerima kewajiban  mengadakan “Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera). Pepera dilaksanakan secara bertahap; tahap pertama 24 Maret 1969, konsultasi dengan Dewan Kabupaten di Jayapura tentang tata cara penyelenggaraan Pepera. Tahap kedua  Juni 1969 memilih 1.026 anggota dari 8 kabupaten. Tahap tiga pelaksanaan dimulai tanggal 14 Juli 1969 dan berakhir tanggal 4 Agustus 1969 Hasil Pepera secara bulat memutuskan  bahwa Irian Barat tetap merupakan  bagian dari Republik Indonesia. Jumlah angota PBB pada tahun 2006 mencapai 192 negara,.

B.     NATO ( North  Atlantic Treaty Organisation)
          Pakta Pertahanan Atlantik Utara merupakan organisasi pakta pertahanan dan  keamanan Blok Barat/Amerika Serikat  berdiri pada 4 April 1949. Persetujuan Atlantik Utara ditanda tangani  di Washington DC pada 4 April 1949.“serangan terhadap salah satu negara dianggap sebagai suatu serangan terhadap semua negara anggota” Pendiri NATO Belgia, Kanada, Demark, Perancis, Islandia, Italia, Luxemburg, Belanda, Norwegia, Portugal, Britania Raya, Amerika serikat. Negara yang bergabung dengan NATO pada masa Perang Dingin, Yunani, Turki, Jerman Barat, Spanyol, Negara Blok Timur yang bergabung setelah Perang Dingin.  Jerman Timur, Republik Ceko, Hungaria, Bulgaria, Estonia, Romania, Lituania,  Slowakia, Slovenia, Albania, Kroasia.

C.  Pakta Warsawa
            Pakta warsawa adalah bentuk aliansi militer Blok Timur  di Eropa Timur yang bertujuan mengorganisasikan diri  terhadap kemungkinan ancaman NATO. Pakta Warsawa dirancang oleh Nikita Khrushchev pada tahun 1955 dan ditanda tangani di Warsawa pada 14 Mei 1955. Anggota Pakta Warsawa:  Uni Soviet, Albania (tetapi akhirnya mengundurkan diri karena perbedaan ideologi), Bulgaria, Rumania, Jerman Timur, Hungaria, Polandia dan Cekoslovakia. Pakta ini berakhir 31 Maret 1991, dan di akhiri secara resmi dalam sebuah pertemuan di Praha pada 1 Juli 1991. Pada KTT G 20 di Seoul, Kurea Selatan tepatnya Jumat 12 Nopember 2010  Rusia menyatakan mau bekerjasama  dengan NATO  untuk mengembangkan sistem peluru kendali guna melindungi wilayah Eropa. Rusia  juga menyatakan ingin melupakan perang dingin  dan merancang kerja sama strategis dengan bekas seteru utamanya, pernyataan tersebut disampaikan oleh menteri luar negeri  Rusia Sergey Lavrov.

D. Organisasi Konferensi Islam (OKI)
         OKI  dibentuk setelah para pemimpin sejumlah negara Islam mengadakan Konferensi di Rabat, Maroko, pada tanggal 22-25 September 1969. dan menyepakati Deklarasi Rabat  yang menegaskan keyakinan atas agama Islam, penghormatan pada piagam PBB  dan hak asasi manusia. Pembentukan OKI semula didorong keprihatinan negara-negara Islam atas berbagai masalah yang dihadapi umat Islam, khususnya setelah unsur Zionis membakar Masjid Al-Aqsa pada tanggal 21 Agustus 1969
          Pembentukan OKI  antara lain bertujuan meningkatkan solidaritas  Islam diatara negara anggota, mendukung perdamaian dan keamanan  internasional, serta melindungi tempat-tempat suci Islam dan membantu perjuangan pembentukan negara Palestina yang merdeka berdaulat. Pada awalnya lebih banyak menekankan pada masalah politik, terutama masalah Palestina., dalam perkembangannya OKI menjelma sebagai suatu organisasi internasional  yang mennjadi wadah kerjasama  di berbagai bidang politik, ekonomi, soail, budaya dan ilmu pengetahuan  antar negara-negara muslim di dunia.
            KTT Luar Biasa OKI  ke 3 di Mekkah, Arab Saudi pada tanggal 7-8 Desember 2005 menghasilkan Macca Declaration dan OIC 10-years Program of Action, termasuk perumusan Stuta OKI. Program Aksi 10 tahun OKI mencakup isu-isu politik dan intelektual isu-isu pembangunan, sosial, ekonomi dan ilmu pengetahuan yang diharapkan dapat menjawab kesenjangan umat

Sampai tahun 2010 ini  anggota OKI berjumlah 57 negara:
1.
Afganistan
30.
Burkina Faso
2.
Aljazair
31.
Uni Emirat Arab
3.
Chad
32.
Sierra Leone
4.
Mesir
33.
Bangladesh
5.
Guinea
34.
Gabon
6.
Indonesia
35.
Gambia
7.
Iran
36.
Ginea Bissau
8.
Yordania         
37.
Uganda
9.
Kuwait
38.
Kamerun
10.
Lebanon
39.
Komoro
11.
Libya
40.
Irak     
12.
Malaysia
41.
Maladewa
13.
Mali
42.
Djiboti
14.
Mauritania
43.
Benin
15.
Maroko
44.
Brunei
16.
Niger
45.
Kazaktan
17.
Pakistan
46.
Nigeria
18.
Palestina
47.
Albania
19.
Arab Saudi
48.
Azerbaijan
20.
Yaman
49.
Kirgistan
21.
Sinegal
50.
Tajikistan
22.
Sudan
51.
Turkmenistan
23.
Somalia
52.
Mozambik
24.
Tunisia
53.
Uzbekistan
25.
Turki
54.
Suriname
26.
Bahrain
55.
Togo
27.
Oman
56.
Guyana
28.
Qatar
57.
Pantai Gading
29.
Suriah




Peninjau : Afrika Tengah, Bosnia Herzegovina, Siprus Utara, Thailand, Rusia
Peninjau Organisasi dan Komunitas Muslim : Front pembebasan Nasional Moro
Peninjau Organisasi Internasional: Liga Arab (1975), PBB (1976), GNB (1977), Organisasi Kesatuan Afrika (1977), Organisasi Kerjasama  Ekonomi (1995)
http:/wikipedia.org/wiki/Oorganisasi-Konferensi Islam
Anggota OKI yang Kaya raya:
  1. Arab Saudi
  2. Kuwait
  3. Qatar
  4. Uni E,irat Aarab.
Yang sangat miskin:
1.      Niger
2.      Burkina  Faso
3.      Mali.
Dalam kontek ekonomi, meminta agar potensi kekayaan  dunia Islam yang melimpah dimanfaatkan untuk  meningkatkan ekonomi dunia Islam.
Masalah yang menjadi perhatian  OKI antara lain:
1.      Masalah Palestina
2.      Masalah Islam di Filipina
3.      Masalah perdamaian di Timur Tengah
4.      Masalah perdamaian di Asia Selatan
5.      Isu Teroris
Indonesia dalam OKI senantiasa berpartisipasi  aktif dengan tujuan akhir mendorong proses good gavernance di dunia Islam  untuk menjadikaN OKI  sebagai organisasi yang kridibel, kompeten, dan diakui peranannya di dunia Internasional. Dalam pertemuan Menteri Luar Negeri OKI (PTM ke 36 OKI yang dilaksanakan di Damaskus, tanggal 23-25 Mei 2009, Menteri Luar Negeri Indonesia menyampaikan pokok-pokok pidato antara lain  perlunya diintensifkan pelaksanaan reformasi OKI khususnya  dibidang demokrasi, good gavernance , dan HAM termasuk hak wanita.  Indonesia telah memberi dukungan berdirinya Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat dengan Yerusalem sebagi ibukotanya.

E. ASEAN:(Associationof South  East Asian Nations)       8 Agustus 1967 di Bangkok
          ASEAN adalah singkatan dari Association of South  East Asian Nations, organisasi negara-negara yang berda dikawasan Asia Tenggara yang berdiri  pada tanggal 8 Agustus 1967 di Bangkok.    Deklarasi pendirian ASEAN dikenal dengan nama Deklarasi Bangkok. Perwakilan negara yang menanda- tangani Deklarasi Bangkok; Adam Malik dari Indonesia, Narcisco Ramos  dari Filipina, Thanat Khoman dari Thailand, Tun Abdul Razak dari Malaysia, Rajaratnam dari Singapura.
          Pada awal berdirinya ASEAN beranggotakan lima negara pendiri. seiring dengan kemajuan peranan ASEAN dalam percaturan dunia internasional akhirnya anggota bertambah. Sampai tahun 2011 jumlah anggota ASEAN 10 negara.;
  1. Filipina            : negara pendiri
  2. Indonesia         : negara pendiri
  3. Malaysia                      : negara pendiri
  4. Singapura                     : negara pendiri
  5. Thailand                      : negara pendiri
  6. Brunei Darussalam      : 7 Januari 1984
  7.  Vietnam                      : 28 Juli 1995
  8.  Laos                            : 23 Juli 1997
  9. Myanmar                     : 23 Juli 1997
  10. Kamboja                      : 30 April 1999

Pada awalnya ASEAN bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial, perkembangan budaya diantara negara anggota. Perlindungan stabilitas  dan perdamaian di Asia Tenggara dan menciptakan berbagai kemungkinan perdamaian diantara para anggota. (http://www.anneahira.com.daftar anggota ASEAN.
KTT ASEAN sampai saat ini sudah dilaksanakan 17 kali. KTT pertama dilaksanakan di Bali 1976. KTT ASEAN direncanakan setiap lima tahun sekali. Tahun 2010 dilaksanakan di Vietnam  Oktober 2010. Salah satu hasil kerjasama ASEAN adalah AFTA (ASEAN Free Trade Area) diresmikan 28 Januari 1992, dengan tujuan membebaskan arus perdagangan (produk dalam negeri) di antara para anggota ASEAN dari pajak.
          Pada tahun 2003 ASEAN melaksanakan  pasar bebas. Mitra dialog ASEAN Jepang, China dan Amerika Serikat.  KTT ke 8 perjanjian pakta pertahanan perdagang bebas dengan China. Jepang menandatangani deklarasi kemitraan dagang dengan 10 anggota ASEAN.  Hasil KTT 12 di Cebu  Filipina akan dibentuk Masyarakat Ekonomi ASEAN  (MEA) diagendakan tahun 2020, Singapura dan Brunai Darussalam  sejak tahun 2010, Tahun 2015 berlaku untuk Indonesia, Malaysia, Thailand dan Filipina, Vietnam Kamboja,  Laos, Myanmar  tahun 2020. KTT ke 12 ASEAN di Cebu Filipina,  puncaknya adalah pelaksanaan EAS yang diikuti oleh 10 negara anggota ASEAN plus Jepang, China dan Korea Selatan, Selandia Baru, dan India. EAS merupakan dialog  isu-isu strategis   di bidang politik dan ekonomi  atas dasar persamaan perhatian dan kepentingan bersama. Tujuan jangka panjang adalah mempromosikan  pembangunan komunitas yang searah dengan realitas komunitas
ASEAN yang terdiri dari pilar ekonomi, keamanan dan social budaya.  Jepang menawarkan  konsep Comprehensive Partnership Eas Asia (CPEA). Yang isinya usulan kerjasama yang luas di bidang perdagangan, investasi, hak intelektual, jasa  dan aturan dasar ekonomi. Konsep ini tidak hanya ASEAN plus tiga tetapi mencakup Selandia Baru  dan India

F. Gerakan Non Blok 1961
             Setelah Perang Dunia  kedua selesai muncul  konflik Blok Barat dan Blok Timur, untuk ikut meredakan konflik tersebut atas Prakarsa Indonesia (Presiden Sukarno), Mesir (Gamal Abdel Nasser) dan Yogoslavia (Joseph Broz Tito). mengadakan gerakan yang   disebut “Gerakan Non Blok” (Non Aligned). Langkah yang diambil Gerakan Non Blok dengan cara mengadakan KTT Non Blok.
             KTT Nonblok I sebagai kelanjutan KAA. KTT Nonblok I, tanggal 1-6 Septemder 1961 di Beograd (Yugoslavia). Mencetuskan prinsip politik bersama, yaitu cinta damai, bebas blok, tidak menjadi anggota pakta pertahanan militer dan bertekad melenyapkan kolonialisme dan segala bentuk manifestasinya. Dihadiri 26 negara dan dianggap sebagai kelanjutan KAA 1955 di Bandung.
KTT Non Blok II diselenggarakan di Kairo (Mesir) tahun 1964
dihadiri 46 negara
KTT Non Blok III diselenggarakan di Luzaka (Zambia)  tahun 1970
dihadiri 59 negara
KTT Non Blok IV diselenggarakan di Aljir (Aljazair) tahun 1973
KTT Non Blok V  diselenggarakan di Kolombo (Srilangka)  tahun 1976
dihadiri  94 negara
KTT Non Blok VI diselenggarakan di Havana (Kuba) tahun 1979
dihadiri 94 negara
KTT Non Blok VII diselenggarakan di  New Delhi (India) tahun 1983
dihadiri  101 negara
KTT Non Blok VIII diselenggarakan di Harare  (Zimbabwe) tahun 1986
dihadiri 101 negara
KTT Non Blok IX  diselenggarakan di Beograd  (Yugoslavia)  tahun 1989
dihadiri 102 negara
KTT Non Blok X diselenggarakan di Jakarta  (Indonesia)  tahun 1992
dihadiri 108  negara

G. KAA 1955;
          Dalam rangka menggalang kerjasama antara bangsa Asia dan Afrika diselenggarakan KAA 18-24 April 1955 di Bandung.  Negara pelopor KAA  Indonesia,  India, Birma,  Sri Lanka,  Pakistan. Sebelum dilaksanakan KAA dilaksanakan konferensi pendahuluan di Kolombo pada tanggal 2 Mei 1954, dan di Bogor pada 29 Desember 1954. konferensi ini sering disebut konferensi Panca Negara karena dihadiri lima Negara. Indonesia diwakili PM. Ali Satroamidjoyo, Sri Langka di wakili PM. Sir John Kotelawala, India diwakili PM. Pandit Jawaharlal Nehru, Pakistan diwakili oleh Mohammad Ali, Birma diwakili U Nu.
          Tujuan KAA adalah memajukan kerjasama antara negara-negara Asia –Afrika, membahas kepentingan khusus bangsa Asia Afrika antara lain masalah kolonialisme, membicarakan masalah sosial. ekonomi dan kebudayaan. Ikut  memajukan perdamaian dunia. memperbesar peranan negara-negara Asia  dalam forum internasional    dan ikut serta dalam perdamaian dunia.
             Arti penting KAA bagi bangsa Asia Afrika merupakan renaissans/kebangkitan kembali bangsa Asia-Afrika, bangsa Asia-Afrika memiliki kekuatan besar dalam menegakkan perdamaian dunia, merupakan kekuatan baru dan kuat dan tidak memihak blok Barat maupun blok Timur, memiliki pengaruh yang besar dalam forum PBB.
Hasil           : Dasa Sila Bandung yang isinya;
1.      Menghormati hak asasi seperti yang tercantum dalam Piagam PBB.
2.      Menghormati kedaulatan wilayah Negara-negara,
3.      Mengakui persamaan ras.
4.      Tidak melakukan intervensi/campur tangan dalam negeri suatau negara
5.      Menghormati hak suatu negara untuk mepertahankan diri, baik secara
      sendiri atau bersama-sama.
6.      Tidak melakukan pertahanan kolektif  untuk kepentingan  suatu negara
      besar dan tidak melakukan tekanan terhadap suatu negara.
7.      Tidak melakukan agresi terhadap suatu negara.
8.      Menyelesaikan semua masalah dunia dengan secara damai.
9.      Memajukan kerjasama inter nasional.
10.  Menghormati hukum dan kewajiban internasional.

H. Asia Pasific Economic Cooperation (APEC)
APEC adalah singkatan dari Asia-Pacific Economic Cooperation atau Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik. APEC didirikan pada tahun 1989. APEC bertujuan mengukuhkan pertumbuhan ekonomi dan mempererat komunitas negara-negara di Asia Pasifik. Negara anggota APEC.

1.
Australia
11.
Thailand
2
12.
AS.
3.
Kanada
13.
China
4.
Indonesia
14.
Hongkong
5.
Jepang
15.
RRC
6.
Korea Selatan
16.
Mexsiko
7.
Malaysia
17.
Papua Nugini
8.
Selandia Baru
18.
Chili
9.
Filipina
19.
Peru
10.
Singapura
20.
Rusia


21.
Vietnam

KTT APEC diadakan setiap tahun di negara-negara anggota. Pertemuan pertama organisasi APEC diadakan di Canberra, Australia pada tahun 1989. APEC menghasilkan "Deklarasi Bogor" pada KTT 1994 di Bogor yang bertujuan untuk menurunkan bea cukai hingga nol dan lima persen di lingkungan Asia Pasifik untuk negara maju paling lambat tn 2010 dan untuk negara berkembang selambat-lambatnya tahun 2020. Dengan berdirinya APEC peranan negara di kawasan Asia Pasifik semakin diperhitungkan dalam ekonomi dunia. APEC  merupakan forum komunikasi antara negara maju dan berkembang dalam bidang ekonomi.
Dalam 10 tahun  terakhir anggota ekonomi APEC telah menghasilkan 70 persen dari pertumbuhan  ekonomi global. Secara konsisten Asia Pasifik telah menunjukkan keunggulannya atas kawasan lainya,  bahkan dalam masa krisis Asia. Secara bersama-sama anggota APEC berusaha mempertahankan pertumbuhan ekonomi dengan tetap menjaga komitmen dalam membuka perdagangan, investasi dan melakukan reformasi ekonomi. Dengan mengurangi hambatan tarif dan non tarif anggota ekonomi APEC menjadi lebih efisien dan  berhasil mendorong ekspor secara signifikan. Pendapatan Domistik Bruto perkapita ekonomi negara berkembang  naik 16 persen. Secara umum anggota ekonomi APEC dapat menikmati turunnya biaya hidup karena menurunnya tingkatan hambatan perdagangan. Aksi kolektif maupun individual memberikan masyarakat di Asia Pasifik. Manfaat langsung meningkatnya kesempatan kerja dan program pelatihan, semakin baiknya jaring pengaman sosial dan menurunnya kemiskinan. Dalam sepuluh tahun sejak berdiriny a APEC, telah tercipta kesempatan kerja sebanyak 195 juta di kawasan APEC, dimana 174 juta diantaranya di anggota ekonomi berkembang. (Master APEC at a giance.doc  As of Nov. 2003). Aksi APEC berkaitan dengan upaya untuk memperkuat  perdagangan multilateral. Aksi meliputi 15 bidang spesifik: tarif. Non tarif, Services, Investmen, Standar and Conformanc, Custom Proseduers, Inteletula Property Rights, Competition Policy, Goverment Procurement, Regulation/regulatory Review, WTO Obligation, Depute Mediaton, Mobility of Business People, Information Gathering Analysis ( www.apecsec.org.sa  inf@mail.apecsec.org.sa
KTT APEK diselenggarakan di Canbera (Australia) pada  tahun 1989
KTT APEK diselenggarakan di  Singapura pada tahun 1991
KTT APEK diselenggarakan di  Bangkok  (Thailand) pada tahun 1992
KTT APEK diselenggarakan di  Seatle (Mamerika Serikat) pada tahun   1993                 
KTT APEK diselenggarakan di  Bogor (Indonesia) pada tahun 1994
KTT APEK diselenggarakan di  Osaka (Jepang) pada  tahun 1995
KTT APEK diselenggarakan di  Manila (Filipina) pada tahun 1996
KTT APEK diselenggarakan di  Kanada pada  tahun 1997
KTT APEK diselenggarakan di  Kualalumpur (Malaysia pada tahun 1998
KTT APEK diselenggarakan di  Sanghai (China) tahun  2001
Peranan APEC semakin kuat dengan munculnya Negara Industri Baru (Singapura, Taiwan, Hongkong, Korea Selatan ). Pada awal tahun 2011 China tampil menjadi negara nomor satu dalam pertumbuhan ekonomi duni hingga dua digit. Daya dukung sumber daya alam yang melimpah dan jumlah penduduk yang besar (dua pertiga penduduk dunia) berada dikawasan Asia Pasifik, merupakan modal utama Asia Pasifik untuk tampil lebih maju. Oleh karena itu APEC tidak hanya memacu kearah perdagangan tetapi juga arus investasi. Bagi bangsa Indonesia kemajuan APEC merupakan peluang sekaligus sebagai tantangan yang harus dihadapi dengan penuh percaya diri. Indonesia yang kaya akan sumber daya alam dengan jumlah melimpah  merupakan modal dasar pembangunan indusri di Indonesia. Indonesia sebagai negara berkembang berdirinya APEC mempermudah kerjasama dalam bidang ekonomi dengan negara maju di kawasan Asia Pasifik.
 Visi APEC. Pada pertemuan para pemimpin Ekonomi APEC yang pertama pada tahun 1993 di Seattle-Bike  Island, Amerika Serikat disepakati Visi bagi APEC. “yaitu terciptanya  suatu komunitas yang dilandasi semangat keterbukaan dan upaya kerjasama untuk menghadapi perubahan, memperlancar arus barang, jasa dan investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata, mecapai standar hidup  dan pendidikan yang lebih tinggi dan mewujudkan pertumbuahan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan”








KTT APEC

No
Tanggal
Negara
Kota
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
November 2008
 Peru
21
November 2009
22
November 2010





I. Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi  (OPEC),
             Markas OPEC di Wina.OPEC (singkatan dari Organization of the Petroleum Exporting Countries; bahasa Indonesia: Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak Bumi) adalah organisasi yang bertujuan menegosiasikan masalah-masalah mengenai produksi, harga dan hak konsesi minyak bumi dengan perusahaan-perusahaan minyak.  OPEC didirikan pada 14 September 1960 di Bagdad, Irak. Saat itu anggotanya hanya lima negara. Sejak tahun 1965 markasnya bertempat di Wina, Austria.
Arab Saudi : negara pendiri, September 1960
 Iran                       : negara pendiri, September 1960
Irak                        :  negara pendiri, September 1960
Kuwait                   :  negara pendiri, September 1960
Qatar                      :  Desember 1961
Uni Emirat Arab    :  November 1967
 Ekuador      : 1973-1993, kembali menjadi anggota  sejak tahun 2007
 Venezuela      :  negara pendiri, September 1960
Anggota yang keluar Gabon (keanggotaan penuh dari 1975-1995). Indonesia (anggota dari Desember 1962-Mei 2008). Pada Mei 2008, Indonesia mengumumkan bahwa mereka telah mengajukan surat untuk keluar dari OPEC pada akhir 2008 mengingat Indonesia kini telah menjadi importir minyak (sejak 2003) atau net oil  importer dan tidak mampu memenuhi kuota produksi yang telah ditetapkan. (http:// www.opec.org/). Indonesia secara resmi keluar dari keanggotaan OPEC pada   tanggal 1 Januari 2009.
Penurunan produksi minyak  terjadi sejak  pertengahan dekade 1990an semakin sulit mengimbangi kenaikan konsumsi  bahan bakar minyak di dalam negeri. Saat ini rata-rata produksi minyak dan kondensat  hanya sekitar 949.000  barel per hari  sementara konsumen BBM domestik  sudah mencapai  1,6 juta barrel perhari. Akibatnya Indonesia semakin tergantung pada import. Kepetinngan Indonesia  sebagai pengimpor minyak  semakin berseberangan  dengan anggota OPEC yang menikmati keuntungan  dari tingginya harga minyak. Pertemuan di Angola  Desember  2009 akan mempertahankan produksinya di level sekitar 29 juta barrel per hari setara dengan dengan 50 persen total produksi dunia. Hal itu dilaksanakan untuk menjaga harga minyak tetap stabil di 70 dollar AS – 80 dollar AS . Di kisaran ini harga minyak  dinilai cukup aman  untuk menopang pemulihan ekonomi dunia dari dampak krisis  finansial global. Indonesia menargetkan  kembali ke OPEC tahun  2013. Untuk mencapai target itu bisa bergabung kembali menjadi anggota OPEC  Indonesia harus lebh dulu dapat menaikan produksi minyak sampai 200.000 barrel- 300.000  barrel per hari. (Kompas, Sabtu 26 Desember 2009, hal. 11).
J. G8 (singkatan dari Group of Eight; bahasa Indonesia: Kelompok Delapan) adalah koalisi delapan negara termaju di dunia: Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Britania Raya, Amerika Serikat (G6, 1975), Kanada (G7, 1976) dan Rusia (tidak ikut dalam seluruh acara), serta Uni Eropa. Peristiwa terpenting dalam G8 adalah pertemuan ekonomi dan politik tahunan yang dihadiri para kepala negara dan pejabat-pejabat internasional. G8 berakar dari krisis minyak 1973 dan resesi dunia yang terjadi selanjutnya. Masalah-masalah ini membuat Amerika Serikat mendirikan kelompok bernama Library Group, sebuah perkumpulan para pejabat keuangan senior dari Amerika Serikat, Eropa, dan Jepang, untuk mendiskusikan masalah-masalah ekonomi. Pada 1975, Presiden Perancis Valéry Giscard d'Estaing mengundang para kepala negara enam negara demokratis besar yang maju ke pertemuan G6 yang pertama di Rambouillet dan menawarkan ide untuk adanya pertemuan tetap. Para peserta setuju terhadap rencana pertemuan tahunan dengan jabatan kepresidenan kelompok tersebut yang bergilir, dan mendirikan apa yang dinamakan G6 (Kelompok Enam) yang terdiri dari Perancis, Jerman, Italia, Jepang, Amerika Serikat, dan Britania Raya. Pada pertemuan kedua di Puerto Riko, G6 menjadi G7 dengan masuknya Kanada.Setelah berakhirnya Perang Dingin, pada 1991 Rusia (saat itu masih Uni Soviet) mulai bertemu dengan G7 setelah pertemuan utama. Sejak pertemuan tahun 1998 di Birmingham, Rusia diizinkan untuk turut serta lebih banyak, menandai terciptanya G8. Meskipun begitu, Rusia tidak mengikuti pertemuan
K. Group of 15 (G15; bahasa Indonesia: Kelompok Lima Belas) didirikan pada Pertemuan Puncak Gerakan Non-Blok di Beograd, Yugoslavia pada September 1989. Organisasi ini terdiri dari negara-negara dari Amerika Utara, Amerika Selatan, Afrika, dan Asia dengan tujuan meningkatkan pertumbuhan dan kemakmuran. G15 memfokuskan pada kerja sama di antara negara berkembang di bidang investasi, perdagangan, dan teknologi. Anggota G15 telah berkembang menjadi 18 negara, namun namanya tetap tidak berubah. Negara-negara anggota G15 adalah Aljazair,  Argentina,  Brasil,  Chili, India, Indonesia, Iran, Jamaika,  Kenya,  Malaysia,  Meksiko, Mesir,  Nigeria, Peru,  Senegal,  Sri Lanka, Venezuela,  Zimbabwe.
L. G-20 atau Kelompok 20 dibentuk 26 September 1999 sebagai wadah pertemuan bank sentral dan menteri keuangan  dari 19 negara ditambah Uni Eropa. Kelompok ini dibentuk pasca krisis ekonomi Asia decade 1990 an  yang memberi efek domino kepada banyak  negara. Berkembangnya  peran Negara G 8 secara ekonomi, politik membuat G 8 tidak lagi memadai sebagai wadah diskusi atas masalah-masalah dunia. Karena itu G 20 dibentuk untuk mengikut sertakan  negara-negara diluar G8 dalam forum diskusi. Kriteria keanggotaan negara cukup secara ekonomi atau diperkirakan akan berkembang menjadi negara besar, setidaknya secara ekonomi. G20 juga berkembang menjadi wadah pembahasan isu non ekonomi seperti lingkungan hidup. Secara resmi, G-20 dinamakan The Group of Twenty (G-20) Finance Ministers and Central Bank Governors sebagai forum yang secara sistematis menghimpun kekuatan-kekuatan ekonomi maju dan berkembang untuk membahas isu-isu pokok perekonomian dunia.  G20 juga untuk mengatasi ketidak seimbangan  finansial global dengan memperkuat koordinasi kibijakkan moneter dan fiskal antara negara.
          Pertemuan perdana G-20 berlangsung di Berlin, 15-16 Desember 1999 dengan tuan rumah menteri keuangan Jerman dan Kanada. Kelompok ini menghimpun hampir 90% GNP dunia, 80% total perdagangan dunia dan dua per tiga penduduk dunia.  Sebagai forum ekonomi, G-20 lebih banyak menjadi ajang konsultasi dan kerja sama hal-hal yang berkaitan dengan sistem moneter internasional. Terdapat pertemuan yang teratur untuk mengkaji, meninjau, dan mendorong diskusi di antara negara industri maju dan sedang berkembang terkemuka mengenai kebijakan-kebijakan yang mengarah pada stabilitas keuangan internasional dan mencari upaya-upaya pemecahan masalah yang tidak dapat diatasi oleh satu negara tertentu saja. Sebagian besar anggota adalah negara-negara dengan keseimbangan kemampuan berbelanja terbesar dengan sedikit modifikasi. Belanda, Polandia, dan Spanyol, yang termasuk big 20, diwakili oleh Uni Eropa. Iran dan Taiwan tidak diikutsertakan. Thailand juga tidak diikutsertakan, walaupun posisinya di atas Afrika Selatan. Negara-negara anggota ArgentinaAustralia,  BrazilCanadaRRC, Perancis, Jerman, India, Indonesia, Italia, Jepang,  Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan,  Korea SelatanTurki, Britania RayaAmerika Serikat, Uni Eropa.
M. Masyarakat Ekonomi Eropa (MEE).
Usaha Eropa Barat untuk mengatasi kesulitan-kesulitan ekonomi setelah Perang Dunia kedua dilakukan dengan membentuk organisasi ekonomi yang disebut MEE. MEE didirikan Negara-negara di Eropa Barat pada tahun 1957 dan berlaku mulai tanggal 1 Januari 1958. Tujuan MEE adalah memperoleh perkembangan yang harmonis dalam kegiatan ekonomi, meningkatkan taraf hidup masyarakat, dan mempererat  kerjasama antar anggota. Kegiatan MEE yang utama penghapusam cukai dan pembatasan masuknya barang dari dan kenegara anggota. Barang dari luar anggota dikenakan pembatasan yang ketat dan tarif yang tinggi. Jaminan kaum buruh untuk bekerja bebas di negara anggota.
       EUROPEAN UNION (EU)
Uni Eropa bahasa Inggris atau EUROPEAN UNION  adalah sebuah organisasi  antar-pemerintah  dan supra-nasional, yang terdiri dari  negara-negara Eropa, yang sejak tanggal 1 Januari 2007 telah memiliki 27 negara anggota. Persatuan ini didirikan atas nama tersebut di bawah Perjanjian Uni Eropa  yang lebih dikenal dengan nama Maastrich pada 1992. Organisasi internasional ini bekerja melalui gabungan sistem  supranasional  dan antar pemerintah. Di beberapa bidang keputusan-keputusan ditetapkan  melaui musyawarah  dan mufakat diantara anggota. Dibidang lainnya lembaga-lembaga organ yang bersifat menjalankan tanggung jawabnya. Sejak tahun 2007 Uni Eropa memiliki 27 negara anggota.
         Dilihat dari sejarahnya untuk membentuk negara Eropa telah dirintis sejak sebelum terbentuknya negara-negara modern. Uni Eropa merupakan pengganti Masyarakat Ekonomi Eropa. Dari pergantian nama dari ”masyarakat Ekonomi Eropa”  ke ”Masyarakat Eropa ”  menandakan bahwa organisasi ini  telah berubah dari sebuah kesatuan ekonomi menjadi sebuah kesatuan politik.  Kecenderungan ini dimuali dengan meningkatnya jumlah kebijakan dalam UE.

N.  IMF adalah lembaga keuangan internasional (termasuk lembaga keuangan PBB)  yang bertujuan memberikan pandangan  soal perekonomian di negara-negara  anggotanganya. Dalam kontek negara anggotanya sedang mengalami kesulitan dalam membayar kewajiban luar negeri IMF merupakan badan pertama untuk memberikan pertolongan. IMF  dan Bank Dunia  ditugaskan oleh PBB untuk menggalang ekonomi dunia setelah porak poranda akibat Perang Dunia II. IMF bertugas menciptakan stabilitas ekonomi global. Bank Dunia bertugas membiayai pembangunan.
Pada kenyataannya IMF banyak didominasi negara maju, pembuatan keputasan tidak didasarkan  pada satu negara satu suara, tetapi berdasarkan kotribusi pendanaan dan yang terbesar adalah kelompok megara maju

O.  ECO ( Economic Cooperation Organization)
          ECO sudah dicanangkan sejak tahun 1985, namun baru dihidupkan kembali tahun 1992. Tujuan utama adalah memperlancar transportasi darat, harmonisasi kepabeanan  yang akan memperlancar mobilitas barang dan juga sektor jasa. Kawasan ekonomi ini tidak saja sebagai sarana insfrastruktur, tetapi juga untuk kebangkitan ekonomi kawasan tersebut tidak hanya sekedar jalur perdagangan. “Silk Road atau Jalan Sutra” merupakan julukan dari.Jalur perdagangan darat Asia –Eropa. Jalan Sutra ini sudah ada sejak abad ke 15 sejak terjadinya perdagangan bangsa Eropa  dengan bangsa Asia
          Bangkitnya kawasan ini disambut oleh China untuk dijadikan kawasan pasar baru. Kawasan ini mempunyai potensi besar ntuk berkembang sehubungan dengan keberadaan sumber mineral  seperti minyak (150 miliar barrel) dan gas (1.234 triliun kaki kubik) dan penduduk/usia muda yang dinamis.
           Keterlambatan bangkitnya kawasan ini karena adanya persaingan rebut pengaruh dari negara anggota. Negara anggota ECO adalah Turki, Iran, Pakistan, Afganistan, Azerbaijan, Tajikistan, Turkmenistan, Kazakhistan, Kirgistan, Uzbekistan. (Simon Saragih, Kompas, Senin 20 Desember 2010,  hal. 11).

P.  Word  Trade Organization (WTO)
          WTO secara resmi berdiri pada tanggal 1 Januari 1996 WTO atau Organisasi Perdagangan Dunia merupakan satusatu badan internasional yang secara khusus mengatur masalah perdagangan antar negara. Sistem perdagangan multilateral WTO diatur melalui persetujuan yang berisi aturan-aturan dasar perdagangan internasional sebagai  hasil perundingan  oleh negara-negar angota. Persetujuan tersebut merupakan kontrak antara anggota yang mengikat pemerintah untuk mematuhi dalam melaksanakan kebijaksanaannya.
           Tujuan utamanya adalah membantu para produksen  barang dan jasa, eksportir dan importir  dalam perdagangan. Indonesia termasuk salah astu anggota WTO dan telah meratifikasi Persetujuan Pembentukan WTO melaldunia ui UU NO.7/1994.
           Sejarah pembentukan WTO. Sistem perdangan dunia tersebut mulai ada  sejak tahun 1948. WTO sebagai pengganti  General Agreement on Tarif and Trade atau  GATT. GATT dirancang untuk menciptakan peradangan dunia yang lebih bebas dan adil melalui upaya  pengurangan tarif perdagangan  dan menghapuskan perdagangan non tarif. Sistem GATT(1948-1994) memuat aturan-aturan mengenai peradagangan dunia dan menghasilkan pertumbuhan  perdagangan internasional tertinggi. Pada awalnya GATT ditujukan untuk membentuk Internatioal Trade Organization(ITO), suatu badan khusus PBB yang merupakan bagian dari Bretton Woods (IMF dan Bank Dunia), tetapi tidak tidak dapat dilaksanakan, karena tidak mendapat persetujuan dari konggres Amerika Serikat.
Prinsip-prinsip Sistem perdagangan Multilateral
    1. MFN (Most-Favoured Nation) Perlakuak yang sama terhadap semua mitra dagang.
    2. Perlakuan Nasional (National Treatment)
    3. Transparansi (Transparency)
Persetujuan bidang perdangan antara lain: bidang pertanian, sejak tanggal 1 Januario 1995. Menciptakan sitem  perdagangan pertanian yang lebih adil  dan berorientasi pasar. Produk pertanian didefinisikan sebagai barang komoditi  dasar pertanian (seperti beras,  gandum dan lainya) dan produk olahannya (seperti roti, ertega dan lain lain), Sedangkan  ikan dan hasil hutan   serta seluruh produk olahannya  tidak termasuk produk pertanian tersebut.  Hasil putaran Uruguay berupa The Legal Texs. Persetujuan dalam WTO mencakup barang, jasa dan kekayaan intelektual yang mengandung prinsip-prinsip liberalisasi. Dilihat dari aspek pasar putaran Uruguay telah menghasilkan perubahan yang sitimatis yang signifikan. Aspek utama adalah stimulasi terhadap investasi  dan perdagangan  produk pertanian akses pasar produk pertanian  yang transparan, prediktabel,  dan kompetitif. Peningkatan hubungan antara pasar produk pertanian nasional dengan internasional.  Dan kepekaan terhadap mekanisme pasar yang mengarah pada penggunaan  yang paling produktif  terhadap sumber daya yang terbatas, baik disektor pertanian maupun perekonomian secara luas.

Dengan demikian kedudukan Indonesia terlibat dalam tiga forum ekonomi  dan organisasi, yakni AFTA untuk kawasan asia Tenggara, APEC untuk forum Asia Pasifik, dan WTO untuk skala dunia.


Latihan:
1.      Apakah pembentukan organisasi regional dan internasional dapat meredakan perang dingin
2.      Jelaskan pengaruh pembentukkan Group negara terhadap pertumbuhan negara berkembang
3.      Bagaimana pendapat Saudara tentang Indonesia keluar dari OPEC.
4.      Jelaskan pengaruh APEC bagi pertumbuhan ekonomi negara berkembang.
5.      Faktor apa yang mendukung APEC dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
6.      Jelaskan perbedaan tujuan pembentukan kerjasama ekonomi di Eropa dan di kawasan Asia Pasifik.
BAB IV
KEJADIAN MUTAKHIR

Standar kompetensi: Menguasai secara luas dan mendalam tentang hakekat, manfaat, tujuan Perspektif Global dilihat dari fisi ilmu sosial, pendidikan multikultural,  kesadaran dan wawasan global, isu-isu masalah global serta model-model dan evaluasi yang mendukung pembelajaran IPS SD/MI.

Kompetensi Dasar 1: Mahasiswa mampu menjelaskan  sebab akibat  kejadian mutakhir.
Indikator:
1.  Mahasiswa mampu mendiskripsikan pengertian kejadian mutakhir
2. Mahasiswa mampu menjelaskan sebab jatuhnya Uni Soviet
3.  Mahasiswa mampu menjelaskan  Jerman bersatu
4.  Mahasiswa mampu menjelaskan sebab akibat konflik di Timur Tengah
5.  Mahasiswa mampu menjelaskan  pelanggaran hak asasi manusia

Tujuan pembelajaran:
1.      Mahasiswa mampu mendiskripsikan pengertian kerja sama internasional
2.      Mahasiswa  mampu menjelaskan sebab jatuhnya Uni Soviet
3.      Mahasiswa  mampu menjelaskan proses bersatumya Jerman
4.      Mahasiswa  mampu menjelaskan sebab terjadinya konflik Israel Palestina
5.      Mahasiswa mampu menjelaskan sebab akibat konflik di Semenanjung Korea tahun 2011.
6.      Mahasiswa mampu menjelaskan langkah-langkah PBB mengatasai konflik Israel-Pletina
7.      Mahasiswa dapat menjelaskan terjadi revolusi Melati di Tunisia
8.      Mahasiswa dapat menilai tindakan yang tepat untuk melindungi pelanggaran hak asasi manusia.


A. Runtuhnya Uni Soviet.
           Uni Soviet adalah negara yang terdiri dari  atas 15 republik dengan berbagai ras. Uni Soviet juga bernama USSR (Union Soviet Sosilaist Republik).  Negara yang tergabung dalam Unisoviet antara lain Lithuania, Latvia, Estonia. Republik Moldavia, Bukavina Tajikista, Kazakhstan, Kirghistan, Turkestan, Uzbekistan, Azerbeijan, Armenia..
            Mikhail Gorbachev presiden Uni Soviet pada tanggal 11 Maret 1985 mengumumkan gagasannya, untuk memperbaiki  kerapuan Uni Soviet yaitu  “perestroika, glasnost, dan demokratzia” Konsep Gorbachev ini untuk memperbaiki ekonomi dan politik yang pada waktu itu tingkat pertumbuhan ekonomi merosot sangat tajam.
            .Mikhail Gorbachev menghendaki  adanya pembaharuan  radikal  kearah pembangunan ekonomi yang lebih cepat. Untuk itu itu ia menginginkan semangat baru, cara baru, dan dibarengi dengan kebijakan yang memberikan keterbukaan kepada warga negaranya. Dalam melaksanakan langkah pembaharuan ini Mikhail Gorbachev mengadakan perombakan kabinet besar-besaran  pada Komite sentral Partai Komunis Uni Soviet yang memiliki fungsi yang sangat strategis. Dalam bidang politik ia memulai melaksanakan pemungutan suara secara rahasia bagi anggota parlemen. Yang didahului dengan pencalonan dan kampanye. Sistem kepartaian dari sistem tunggal (Partai Komunis) di ganti dengan sistem multi partai. Pers diberi  kebebasan, unjuk rasa pekerja tidak ditindas, perusahaan swasta dihidupkan, hak milik atas tanah secara pribadi yang tidak pernah ada di negara komunis mulai dirintis. Ideologi komunis  disesuaikan dengan keadaan dunia. Perjuangan ideology dengan kekerasan dihindari. Kehidupan beragama diberi kelonggaran.
           Keberhasilan pembangunan ekonomi diharapkan oleh Gorbachev dapat dijadikan senjata ampuh untuk menyebarkan komunis ke seluruh dunia pada abad mendatang. Namun gagasan Gorbachev tidak  disukai oleh kelompok militer yang radikal. Pada tanggal 19 Agustus 1991 di Uni Soviet terjadi kudeta tiga hari yang ingin menggusur  kekuasaan Presiden Mikhail Gorbachev. Tiga pelaku kudeta adalah Marsekal Dmitri Yazov (Menteri Pertahanani), Jenderal Vladimir Krychkov (Kepala Staf KGB), Jenderal Baris Pugo (Menteri Dalam Negeri). Pada tanggal 21 Agusuts 1991 kudeta dianggap gagal karena mendapat tantangan yang sengit dari rakyat di bawah pimpinan  Boris N. Yeltsin. Selain banyaknya anti meliter yang menolak  keadaan darurat/pemerintahan sementara. Pada tanggal  5 September 1991 konggres wakil rakyat (semacam MPR) memutuskan pembubaran Pemerintah Pusat, dan dibentuk Dewan Negara untuk menjalankan pemerintahan sementara. Dewan ini terdiri  atas Presiden Mikhael Gorbachev dan Presiden dari 10 Republlik yang menjadi bagian dari sidang konggres wakil-wakli rakyat.
         Dalam perkembangan berikutnya perestroika dan glasnost juga membawa pengaruh drastis yang tidak terduga terhadap negara komunis di Eropa Timur.  Satu demi satu membebaskan diri dari komunis. Kemenangan kelompok solidaritas  yang anti komunis  di Polandia menyebabkan dirintisnya pemerintahan non komunis pertama di Eropa Timur. Kemudian Cekoslowakia, Hongaria, Jerman Timur, Bulgaria, dan Rumania juga menerapkan sistem multi partai. Yang menjadikan pertanda jatuhnya partai komunis. Perekembangan di Jerman Timur akhirnya menyebabkan runtuhnya Tembok Berlin.
            Keterbukaan glasnost  ini menimbulkan  suasana yang semakin hidup  di Uni Soviet, tetapi menimbulkan dampak yang tidak pernah diduga. Antara lain munculnya tuntutan  Republik Lithuania di daerah Balkan, Belasan Republik Soviet termasuk Rusia menyatakan dirinya  menjadi negara yang berdaulat. Melihat keadaan ini Boris  N. Yeltsin sangat cemas  kemudian bernisiatif untuk membentuk Persemakmuran negara-negara merdeka atau Commonwealth of Independent State (CIS)  pada tanggal 7 Desember 1991 dan Uni Soviet otomatis dinyatakan bubar. Presiden  Mikhail Gorbachev  tersingkir, wakil-wakil rakyat  serentak mengundurkan diri, Amerika Serikat yang semula mendukung Gorbachev, beralih mendukung Yeltsin, Unisoviet yang terkenal sebagai negara Tirai Besi akhirnya runtuh dengan demikian runtuhlah Komunis dunia.
B.  Jerman Bersatu
            Perang Dunia II telah meninggalkan kehancuran dunia, dan muculnya kelompok-kelompok negara  seperti kelompok  demokrasi yang dimotori Amerika Serikat, sosialisme yang dimotori Uni Soviet dan kelompok nasionalisme kelompok yang berjuang mencapai kemerdekan negara-negara di Benua Asia dan negara-negara Benua Afrika.
Negara Eropa yang hancur akibat Perang Dunia II adalah daerah medan perang yaitu Jerman, Italia dan negara-negara sekutu (Perancis, Belanda, Inggris, Uni Soviet, dan negara-negara di semenanjung Balkan.). Jerman setelah Perang Dunia II sangat buruk. Berdasarkan perundingan Yalta  pada Februari 1945 dan perundingan Postdam  pada Agustus 1945 Jerman diduduki oleh Sekutu (Amerika Serikat, Inggris dan Perancis dan Uni Soviet).
           Pada tanggal 23 Mei 1949 lahirlah Republik Federasi Jerman (Jerman Barat)  sebagai negara merdeka dengan presidennya Theodore Heuss dari partai Demokrat. Jerman Barat enam bulan kemudian menjadi anggota NATO.  Pada tanggal 7 Oktober 1949 berdiri Republik Demokrasi Jerman  (Jerman Timur) dengan memilih Presiden Wilhelm  Pieck dengan ibu kotanya di Bonn. Jerman Timur  diperintah oleh partai Komunis  di bawah pengawasan Uni  Soviet dengan ibu kotanya di Berlin. Dengan demikian Jerman pecah menjadi dua yaitu Jerman Barat dan Jerman Timur. Amerika Serikat dan Uni Soviet. saling ingin meraih kekuasan tertinggi di dunia.
          Keadaan Jerman Barat lebih baik, sementara  Jerman Timur sangat buruk (kemiskinan, kelaparan rasa pesimistis mengakibatkan rasa keraguan semakin besar.  sehingga banyak orang-orang Jerman Timur  melarikan diri  ke Jerman Barat. Untuk mencegah supaya orang-orang Jerman Timur pindah ke Jerman Barat maka dibangunlah Tembok Berlin sebagi pemisah Jerman Barat dan Timur oleh Jerman Timur pada tahun 1961
          Sejak Gorbachev  tampil sebagai pimpinan  di Unisoviet dengan program Galsnot, perestroika, demokratzia, terjadilah perubahan yang sangat besar di Eropa. Khususnya di Jerman Timur. Pada tanggal 4 Nopember 1989 terjadi demontrasi besar-besaran menuntut  pelaksanaan  demokrasi di Jerman Timur. Pada tanggal 7 Nopember 1989 Kabinet Jerman Timur bubar, pada tanggal 8 Nopember 1989 Politbiro lembaga tertinggi di Jerman Timur bubar, pada tanggal 9 Nopember 1989 Tmbok Berlin dan perbatasan yang lain dinyatakan terbuka, pada tanggal 10 Februari 1990, Jerman Barat dan Jerman Timur mendesak untuk bersatu. Pada tanggal 3 Oktober 1990 terjadi penyatuan Jerman Barat dengan Jerman Timur. Pada tanggal 9 Nopember 1990 Tembok  Berlin yang tingginya 4,5 meter yang memisahkan Jerman Barat dan Timur dirobohkan.. Pada tanggal 2 Desember 1990 dilaksanakan pemilihan umum di Jerman Bersatu

C.  PEMILU DI AMERIKA SERIKAT
            Senator Barack Hussein Obama pada tanggal 4 November 2008 terpilih menjadi Presiden ke-44 Amerika Serikat.. Barack Hussain Obama  (47 tahun) mencatat kemenangan telak  atas John McCain dari partai Republik  dalam pemilihan Presiden AS tahun 2008 dengan mencacat rekor jumlah  pemilih terbanyak  yang menggunakan hak suaranya dalam 100 tahun terakhir. Obama memborong  349 dari total 538 pemilih yang tergabung dalam Dewan Pemilihan (Electoral Colleg). Hanya butuh 271 suara untuk lolos ke  Gedung Putih.
         Tiga puluh menit setelah Barack Obama dinyatakan menang, Senator John McCain langsung memberi pidato pengakuan kalah. McCain (72th) sekaligus memberi selamat kepada Barack Obama yang ia sebut sebagai saingannya, tetapi kini telah menjadi presidennya.  MCain mengaku, dia dan Obama memiliki perbedaan, tetapi ternyata dia menang. Tidak diragukan lagi, perbedaan itu tetap ada. Kini Amerika dalam kedaan sulit “Tetapi saya menawarkan kepadanya, segala kemampuan saya membantu dia memimpin kita menghadapi tantangan  besar ayang ada. Saya meminta semua warga negara mendukung saya untuk bergabung dengan saya, tidak saja memberi ucapan selamat, tetapi  juga menawarkan keinginan tulus untuk menemukan jalan bersama, mencari kompromi demi mejembatani perbedaan besar kita dan membantu pemulihan kemakmuran kita dan cucu kita”kata McCain.  Dikatakan”apapun perbedaan yang ada, kita tetap sama warga Amerika”
           “Obama.”Sungguh suatu  inspirasi, ia benar-benar Presiden Global AS pertama yang pernah dimiliki dunia. Kata Pracha Kanjananont warga Thailand berusia 29 tahun di Starbuck’s di Bangkok. Ia mempunyai masa anak-anak di Asia, sekolah SD di Jakarta selama 4 tahun, asal-usul Afrika,  Dia benar-benar seorang Presiden Global. Ayahnya orang Kenya benama Hussein. Besarnya dan emosinya reaksi dunia menggambarkan sifat internasional  dari jabatan presiden AS. Banyak orang melihat Washington DC sebagai tempat  isu global, perang dan damai, kemakmuran dan krisis diputuskan.  Obama akan menandai pendekatan AS yang kooperatif dan lebih inklusif. Banyak yang mnyebut perang Irak sebagai kekeliruan. Obama akan menghadapi masalah besar setelah dilantik 20 Januari 2009.  perang di  Irak di Afganistan, kesulitan menghadapi di Timur Tengah, dan Korea Utara. Dan krisis ekonomi dunia  merupakan masalah besar bagi Obama. Para pemimpin dunia menyebut kemenangan Obama  sebagai awal sebuah era baru, “Dengan memilih Anda, rakyat Amerika telah memilih adanya perubahan, keterbukaan, dan optimisme” kata Presiden Perancis Nicolas Sarkozy
           Efek kemenangan Obama memiliki pengaruh bagi pemilu di Indonesia, kini terbuka bagi siapapun untuk bercita-cita menjadi pemimpin bangsa ini. Tidak hanya Senior tetapi juga yunior. AS merasa yakin dan meyakinkan kepada dunia bahwa pluralisme benar-benar dipraktikan, tak sebatas diwacanakan. Obama  mengajak bangsa Amerika untuk berubah, dan kemenangannya membuktikan ajakannya diterima.
     Kemenangan Obama menurut EEP Saefullah Fatah dalam Kompas  Selasa 30 Desember 2008, tahun 2008 adalah “Tahun Obama” Kemenengan Obama adalah kemenangan sang pemimpin”Menjadi Presiden AS”  adalah mimpi yang dipelihara. Obama sejak usianya masih dini. Merupakan kemenangan kerja keras Obama sampai pada kemenangan melalui jalan yang tak mudah, bagian kemenangan yang paling mendebarkan  justru ketika ia mengalahkan  bakal kandidat Partai Demokrat lainya, Hillary Clinton  sang pemilik “kendaraan terbaik abad ke 20”   Obama memenangkannya dengan “kendaraan politik terbaik abad ke 21” Basis dari kendaraan politik  Obama di luar Partai Demokrat adalah jutaan rakyat biasa. Sekitar 750 juta dollar AS dapat dikumpulkan tim kampanye Obama  dan lebih dari setengahnya adalah uang recehan  yang terkumpul dari rakyat biasa  yang merasa terpanggil  ber teriak “Yes We Can” Ya, kita bisa” di belakang Obama. Kampanye Obama di bawah kepemimpinan David Axelror, diorganisasikan oleh jutaan  sukarelawan  di seantero negeri. Sebagai dari mereka adalah anak-anak muda  yang terpanggil untuk merebut masa lebih baik. Obama dilantik pada tanggal 20 Januari 2009. Pada Nopember 2010 terjadi perubahn pilitik di Amerika Serikat khususnya untuk dewan perwakilan rakyat dimenangkan oleh partai Republik, namum Senat dimenangkan oleh patai Demokrat, sehingga kemungkinan akan terjadi perubahan kebijakan.

D.  Pemilu di Indonesia  9 April 2009.
Sebagai ujud pelaksanaan demokratis Indonesia, Indonesia pernah menyelenggarakan pemilu pada tahun 1955, 1971, 1977, 1982,  1987, 1992, 1997, 1999, 2004 (pilihan legislatif, pilpres putaran 1, pilpres putaran 2. Pemilu tahun 2009 dilaksanakan berdasarkan UU N0. 10 tahun 2008 tentang pemilu anggota DPR, DPD,  dan DPRD.
5 Besar kontestan pemilu Pemilu 9 April 2009
1. Partai Demokrat
2. Partai Golkar
3. PDI P
4. PAN
5. PKS



TH.
PEMILIH TERDAFTAR
Menggunakan  Hak %
Tidak Menggunakan Hak %
Suara Syah %
Suara Tidak Syah%
Gol put
1955
  43.104.464
91,41
8,59
95,90
4,10
12,34
1971
  58.558.776
96,62
3,38
96,59
3,41
6,67
1977
  69.871.092
96,52
3,48
94,90
5,10
8,40
1982
  82.134.195
96,47
3,53
93,71
6,29
9,61
1987
  93.737.633
96,43
3,57
95,00
5,00
8,39
1992
107.565.413
95,06
4,94
95,67
4,33
9,05
1997
125.640.987
93,55
6,45
96,13
3,87
10,07
1999
118.158.778
92,74
7,26
96,61
3,39
10,40
2004**
148.000.369
84,07
15,93
91,19
8,81
23,34
2004***
148.048.803
78,23
21,77
97,83
2,17
23,47
2004****
155.048.803
76,63
23,37
97,94
2,06
24,95

Catatan:   2004** ligislatif   
    2004*** Pilpres putan 1 
2004 **** pilpres putaran 2 (kompas 6 April    2009, hal.4)
E. Krisis Timur Tengah
            Sejarah  negara Palestina adalah sejarah yang tua sekali, siapakah bangsa asli Palestina tidak ada yang tahu. Bangsa Yahudi memandang Palestina sebagai tanah airnya, demikian juga bangsa Arab. Ketika bangsa Romawi pada tahun 70 Masehi membakar Jerusalem, mulailah bangsa Yahudi meninggalkan  Palestina untuk menyebar mencari nafkah keseluruh dunia. Sebaliknya bangsa Arab banyak yang masuk ke Palestina, lebih-lebih setelah bangsa Arab merebut dari tangan Romawi  pada tahun 637 hingga akhirnya Palestina merupakan tanah Arab belaka. Karena itu bangsa Arab memandang Palestina sebagai  tanah airnya.
             Soal Palestina ialah soal antara bangsa Arab dengan bangsa Yahudi mengenai Palestina. Bangsa Yahudi ingin kembali ke Palestina  yang dipandangnya sebagai tanah air mereka (atas dasar agama mereka). Dan ingin mendirikan kembali negara Yahudi di Palestina.  Bangsa Arab menentang keinginan bangsa Yahudi, karena bangsa Arab memandang bahwa Palestina dianggap sebagai tanah airnya dan bukan tanah air bangsa Yahudi. Bangsa Yahudi telah meninggalkan Palestina dan bangsa Arab telah berabad-abad lamanya berada di Palestina. Berdasarkan agama Islam Palestina (Jerusalem) juga tanah suci bangsa Arab.
          Ketika Palestina di bawah Turki banyak orangYahudi yang masuk ke Palestina  dan hidup damai bersama bangsa Arab. Mereka ingin hidup di tanah suci (Palestina). yang menurut sejarah dan agama mereka begitu erat hubunganya dengan mereka. Atas dasar agama itulah mereka kembali. Tetapi dasar agama ini kemudian  oleh beberapa pemimpin Yahudi diberi corak politik  dengan dibentuknya gerakan Zionisme  pada tahun 1895  oleh Dr. Theodore Herzl. Tujuan Zionisme ialah: mempersatukan semua orang Yahudi   diseluruh dunia menjadi satu ”nation” dan tidak hanya sebagai satu ras. Menuntut Palestina sebagai tanah air bangsa Yahudi, mendirikan kembali negara Yahudi (Israel) di Palestina dan mengusahakan kembalinya orang-orang Yahudi ke Palestina. Dengan terbentuknya Zionisme ini pecahlah perang saudara antara bangsa Arab dengan bangsa Yahudi, sampai sekarang. Dengan demikian dapat disimpulkan soal Palestina adalah soal antara bangsa Arab dengan bangsa Yahudi mengenai Palestina sampai saat ini.
          Pada tanggal 27,  Desember 2008  Israel secara membabi menyerang Jalur Gaza  sampai haru ke empat sebanyak 363 orang tewas dan 1.720 penduduk sipil dan anak –anak menjadi korban serangan Israel. Serang Israel ini sungguh sangat menusuk kaum Muslim karena dilaksanakan pada Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1430 Hijriah.
         Sekjen PBB Ban Ki-moon  meminta para pemimpin dunia untuk  bekerjasama mengehentikan konflik tersebut. Para menteri luar negeri Uni Eropa kan bertemu di Paris, jajaran Menlu Kuartet Timur Tengah (Amerika Serikat, Rusia, Perancis, Uni Eropa, dan Utusan Khusus  untuk Urusan Timur Tengah Tony Blair) akan mmbahas masalah yang sama. Para Menlu Liga Arab juga membahasa masalah yang sama.
            Pemerintah Indonesia mengecam keras serangan Israel ke Gaza. Preseiden Susilo Bambang Yudhoyono  menulis surat kepada Sekjen PBB  dan Presiden Dewan Keamanan  PBB Neven Jurica  agar segera bersidang dan mengeluarkan Resolusi PBB untuk mengehntikan  serangan Israel ke Gaza. Israel dan Palestin di himbau kembali berunding untuk mewujudkan perdamaian. Indonesia akan membantu tunai  senilai 1 juta dollar AS  bantuan itu diluar bantuan obat-obatan, Indonesia akan melakukan segala upaya regional dan multilateral, demi pilihnya situasi disana.
          Dalam serangan kilat Israel menargetkan  serangan  terhadap simbol-simbol kekuasaan  Hamas, antara lain dengan menyerang sebuah rumah di dekat tempat tinggal Perdana Menteri Ismail Haniya, Israel juga menghancurkan komplek  keamanan, masjid, pusat pembangkit listrik dan bangunan universitas yang dimungkikan terkait dengan Hamas, kelompok penguasa di Jalur Gaza.  Serangan Israel yang dilangsung sejak tanggal 27 Desember, diklaim oleh Israel karena mereka tidak  tahan lagi terhadap serangan mortar dari Gaza. Satu hari sebelum serangan kilat Israel paling tidak ada 1000 roket dan mortior yang ditembakan ke Israel.  Menteri pertahanan Israel Ehud Barak mengatakan akan  segera memperluas serangan udara dan darat. Hal itu disetujui cabinet”lampu hijau”  bagi penambahan 6.500 tentara. Presiden Israel Shimon  Peres memberikan dukungan penuh kepada militer
          AS mengambil sikap yang berbeda, AS menyatakan dapat memahami kebutuhan Israel untuk membela dan mempertahankan  diri “Israel hanya mengambil kebijakan  yang dinilai perlu untuk menangani ancaman teroris, kini rakyat Israel tidak dapat hidup damai, sebagian besar waktu mereka habis dalam tempat berlindung. PM Israel Ehud Olmert berkali-kali tidak akan menggulingkan rezim Hamas, satu-satu nya tujuan akan mengehentikan serangan roket  dan penyelundupan senjata dari Mesir  melalui terowongan-terowongan di Rafah.
          Presiden  Palestina Mahmoud Abbas menuduh Israel ingin menghabisi rakyat Palestina di Gaza. Israel diduga perang di Gaza merupakan laboratorium uji senta jenis baru.   Israel secara sepihak menyatakan gencatan senjata, dan akan menarik semua pasukannya dari Gaza. Penyataan Israel ini diikuti oleh para pejuang Palestina Sejak  tanggal 27 Desember 2008, Akibat perang ini 1.300 orang tewas, dan 5.300 terluka termasuk anak-anak, sekitar 4.100 rumah hancur dan 1.700 rusak.  Serangan Israel berhenti menjelang pelantikan Barack Obama sebagai Presiden di Amerika Serikat.

E. Konflik di Semenanjung Korea Nopember 2010
Serangan artileri yag dilakukan oleh Korea utara terhadap Korea Selatan tepatnya Pulau Yeongpyeong di Laut Kuning dengan 80 tembakan meriam yang menewaskan 2 marinir Korea Selatan dan 22 bangunan rusak berat pada hari Selasa tanggal 23 Nopember 2010  merupakan awal babak baru konflik disemenanjung Korea. Kejadian ini sebenarnya tidak terlalu mengejutkan, karena pada tahun 1950 an pernah terjadi perang saudara antara Korea Utara dan Korea selatan, konflik ini sebenarnya telah dilakukan gencatan senjata pada tahun 1953, namung sering terjadi provokasi.
Setidaknya ada dua hal yang melatar belakangin konflik saat ini yaitu Korea utara selalu mengadakan pengayaan uranium untuk mengembangkan senjata berbasis nuklir dan sering melakukan uji coba, sehingga Korea Selatan dan Jepang merasa kawatir. Korea Selatan dan Jepang sering mengadakan pertemuan dan Amerika Serikat sehingga Korea Utara  merasa curiga. Korea Utara merupakan benteng terakhir Komunis di Asia Selatan yang didukung China dan Rusia.China dan Rusia  merupakan negara pemasok senjata Korea Utara. Demikian Juga Amerika serikat juga pemasok senjata bagi Korea Selatan. Keadaan inilah yang menjadi perhatian Dunia. Presiden  Obama siap membantu Korea Selatan, Perdana Menteri Jepang Naoto Kan minta kepada China untuk menekam Korut, Menteri Luar Negeri Australia Kevin Rudd siap untuk ikut mengkoordinasikan masalah ini.

G.  Rvolusi Melati di Tunisia Januari 2011.
Akibat dari ketidak mampuan mengatasi kemiskinan, pengangguran dan pemerinatahan otoriter timbul revolusi di Tunisia di awali  dengan bunuh diri seorang pedagang bernama Mohamed Bouazizi (26) dengan membakar diri lantaran dagangan buah-bahan dan sayur-sayuran disita polisi. Sebagai akibatnya seluruh  rakyat  Tunisia  mengadakan demontrasi secara besar-besaran dan penjarahan, menuntut lengsernya  presiden Tunisia,  tindakan rakyat mendapat dukungan dari pihak keamanan Tunisia dan berhasil menjatuhkan Zine al Abidine Ben Ali dari jabatan Presiden Tunisia 14 Januari 2011 (menyatakan mengundurkan diri) untuk menghindari jatuhnya korban.

H. Revolusi NIL di Mesir 2011
Krisis politik Tunisa yang berhasil menurunkan Zine al Abidine Ben Ali Presiden mempengaruhi munculnya krisis revolusi rakyat Mesir 2011. Demontarsi secara besar-besaran dengan diikuti penjarahan dan pembakaran pertokoan  dan tempat-tempat penting tanggal 4 Februari 2011 yang dikuti jutaan warga dalam aksi serentak  di Seluruh Mesir yang berpusat di lapangan  Tahrir dengan tuntutan yakni mundurnya Presiden  Hosni Mubarak.
pihak keamanan kelihatan cenderung kooperatif kepada rakyat, sehingga menimbulkan  kekacauan politik, kelumpuhan ekonomi memaksa untuk mundur dari jabatan Presiden Hosni Mubarak yang sudah berkuasa 30 tahun.
Secara garis besar sejarah  politik di Mesir  sebagai berikut, 23 Juli 1952 terevolusi Mesir mengganti sistim kerajaan  dengan Republik  Mummad Najib menjadi Presiden, 1954 Gamal Abdel Nasser menjadi perdana menteri dan 2 tahun kemudian menjadi presiden, 28 September 1970 Presiden Nasser meninggal digantikan oleh Anwar Sadat, 1975 Anwar Sadat menunjuk Hosni Mubarok sebagai wakil presiden, 6 Oktober 1981 Anwar Sadat dibunuh saat berlangsung parade militer dan Hosni Mubarok menjadi presiden, 9 September 2005 Presiden Mubarok kembali memimpin Mesir hingga tahun 2011, 30 November 2010 Partai Demokrat Nasional pendukung Mubarok memenangi pemilu.Oposisi meminta hasil pemilu dibatalkan, 25 Januari 2011 Unjuk rasa rbuan massa di Alun-alun Tahrir di Kairo menuntut Mubarak mudur, 28 Januari Kerusuan Zues menewaskan 11 warga sispil dan 170 luka-luka. 29 Januari Pemimpin Lembaga Nasional untuk perubahan Mohamed ElBarade mendesak Mubarak mundur, jam malam diberlakukan.2Februari 2011 terjadi bentrokan massa pro Mubarak dengan massa anti Mubarak menewaskan sedikitnya enam orang dan 800 luka-luka.Kompas 5 Februari 2011.
 Isu yang melatarbekangi krisis politik  ini antara lain, adanya pembaharuan pemrintahan, kemiskinan, pengangguran, sistem politik, keamanan dan represif, pemerintahan otoriter dan korup dan gagal mensejahterakan rakyat.
Ditengah-tengahnya krisis politik di Mesir terjadi peristiwa meledaknya pipa gas pada tanggal 5 Februari 2011 di terminal gas El-Arish utara semenanjung Sinai akibat kebocoran pipa penyalur gas. Terminal gas yang meledak tersebut merupakan bagian dari sistem pipa gas alam dari Port Said  di Laut Tengah menuju Israel, Suriah, Yordania,
Akibat krisis politik di Mesir banyak warga negara lain yang berada di Mesir mengakibatkan ribuan dievakuasi, antara lain dari negara Swisss, Jerman, Finlandia, Rusia, China, Jepang, Amerika Serikat, Indonesia, Yunani, Libanon Turki. Revolusi Nil berahasil menurunkan Presiden Mesir Hosni Mubarak pada tanggal 11 Februari 2011 (dengan menyatakan mengundurkan diri, untuk mencegah banyaknya korban).

I. Krisis Lybia 2011
           Krisis Libya merupakan krisis anti pemerintahan Khadafy, krisis Libya muncul setelah revolusi Melati di Tunisia yang berahsil menurunkanPresiden Tunisia Ben Ali 14 Januari 2011 dan revolusi Nil di Mesir yang berhasil menurunkan Presiden Hosni Mubarak pada tangal 11 Februari 2011.  Krisis Libya diawali dengan bentrokan kaum oposisi dengan pendukung Moamar Khadafy. Kaum oposisi menuntut Moamar Khadafi mundur dari jabatannya sebagai Presiden Libya. Pada  tanggal 16 Februari ujnuk rasa disertai kekerasan menuntut mundurnya Moamar Khadafy muncul di Banghazi. 21 Februari 2011 pasukan Khadafy menyerang para pengantar  upacara pemakaman  korban kerusuhan  sebelumnya di Banghazi,  sedikitnya 200 rang tewas, 22 Februari Khadafy bersikeras menolak turun dari jabatannya dan bertekad membersihkan para demonstran, 24 Februari memerintahkan meliternya menghalau  massa demonstran dengan menggunakan rudal anti pesawatdan senjata otomatis di Zawiya.  28 Februari 2011 Dewan Keamanan PBB memberikan sanksi  kepada Khadafy, Inggris membekukan aset dan mencabut kekebalan diplomatik Khadafy. Tanggal 1 Maret 2011 disiagakan disekitar Libya. 2 Maret 2011 Pasukan Khadafy menggunakan pesawat tempur membombardir Brega kota pelabuhan utama  dan terminal ekspor minyak. (Kompas, 4  Maret 2011).
      Kekuatan Militar Koalisi yang terlibat dalam menghadai Khadafy : Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Spanyol, Norwegia, Denmark, Belgia, Kanada, Qatar, Uni Emirat Arab, dan  Italia. Serangan NATO terhadap Libya mendapat reaksi yang beragam, ada yang setuju dengan tindakan koalisi dan yang tidak setuju. Ada ditulis buku pegangan kuliah ini Reolusi di Libya belum selesai. Dewan Keamanan PBB yang terdiri dari 15 negara telah memutuskan secara bulat menetapkan Moamar Khadafy sebagai penjahat perang karena dianggap  telah membunuh  dengan sengaja secara massal rakyatnya sendiri baik melalui kekuatan secara langsung atau tidak langsung. Penetapan Khadafy sebagai seorang penjahat perang dan melanggar HAM memojokan Khadafy dan pengikutnya.  Tetapi juga menaikan moral dan kepercayaan  para demontran, oposisi dan pasukan yang melawan pemrintah Khadafy. (http:/webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:rElfujj9f:luar negeri.kompasiana.com/2011/03/05..




Soal Latihan
1.                  Jelaskan faktor yang menyebabkan Uni Soviet  bubar ?
2.                  Apakah ada hubunganya peristiwa bersatunya Jerman dengan jatuhnya Uni Soviet
3.                  Jelaskan  faktor yang meyebabkan kemenangan Obama dalam pemilu di Amerika Serikat.
4.                  Apa perdaan Pemilu di Indonesia dengan pemilu di Amerika Serikat.
5.                  Jelaskan faktor penyebab konflik Israel dan Pelestina tidak kunjung berhenti
6.                  Jelaskan sebab terjadinya konflik di Semenanjung Korea tahun 2010/2011
7.                  Jelaskan mengapa Resvolusi Tunisia disebut dengan revolusi  Melati.
8.                  Faktor apa yang menyebabkan terjadinya krisis di Mesir  2010
9.                  Apa ada perbedaan antara revolusi di Lybia dengan di Tunisia
10.              Apa bisa terjadi efek domina revolusi yang terjadi di dunia Arab











BAB V
ISU-ISU GLOBAL

Standar kompetensi: Menguasai secara luas dan mendalam tentang hakekat, manfaat, tujuan Perspektif Global dilihat dari fisi ilmu sosial, pendidikan multikultural,  kesadaran dan wawasan global, isu-isu masalah global serta model-model dan evaluasi yang mendukung pembelajaran IPS SD/MI.

Kompetensi Dasar 1: Mahasiswa mampu menjelaskan  Isu-isu global yang sedang terjadi

Indikator:
1.  Mahasiswa mampu mendiskripsikan pengertian Isu-isu global
2. Mahasiswa mampu menjelaskan sebab akibat isu-isu global

Tujuan pembelajaran:
1.      Mahasiswa mampu mendiskripsikan masalah penduduk pada era globalisasi
2.      Mahasiswa  mampu menjelaskan cara mengatasi masalah penduduk dunia
3.      Mahasiswa  mampu menjelaskan sebab ketahanan pangan dunia menurun
4.      Mahasiswa dapat menyebutkan  cara mengatasi ketahanan pangan dunia
5.      Mahasiswa  mampu menjelaskan sebab dan akibat krisis air bersih
6.      Mahasiswa mampu menjelaskan  sebab akibat terjadinya krisis energi.
7.      Mahasiswa dapat menjelaskan pengaruh pemanasan global terhadap kehidupan manusia.
8.      Mahasiswa dapat menilai cara yang paling tepat untuk mengatasi pemanasan global.

A. Masalah Penduduk
           Masalah penduduk merupakan masalah yang tidak pernah selesai. Secara garis besar masalah penduduk dapat dibagi menjadi dua yaitu masalah kuantitas dan masalah kualitas. Masalah kuantitas dengan ditandai jumlah penduduk yang semakin bertambah, jumlah penduduk yang tidak diikuti dengan penyediaan lapangan kerja akan menimbulkan penganguran dan kemiskinan. Dan akhirnya menimbulkan penyakit masyarakat. Pertumbuhanm penduduk Indonesia pada akhir tahun 2010/awal 2011 mencapai 1,49 persen
            Kepadatan penduduk di desa mengakibatlkan urbanisasi. Urbanisasi  di Indonesia terus meningkat dari waktu-kewaktu. Pada tahun 1971 penduduk Indonesia yang tinggal di kota 19%, tahun 1980 telah naik menjadi 22 %, angka ini terus meningkat menjadi 30,9% pada tahun 1990 dan 42,5 % tahun 2000. Tahun 2007 tercatat sudah 50%  penduduk Indonesia tinggal di kota. DKI Jakarta yang penduduknya 8,5 juta jiwa, adalah daerah yang memiliki tingkat urbanisasi paling tinggi yakni 100%. Pada tahun 2010 penduduk di  Jawa  berjumlah 136,6 juta jwa padaha luas P.Jawa 6,79 persen  
         Kota besar memang menjanjikan kesempatan ekonomi, dan perubahan nasib. sehigga menjadi daya tarik masyarakat desa. Tetapi juga bisa menimbulkan kemiskinan masyarakat kota. Ketidak siapan infrastruktur, perumahan, layanan publik, serta terbatasnya daya dukung lingkungan (tanaman, air, udara) akan manciptakan masalah sosial baru
            Tambahnya jumlah penduduk yang tidak diimbangi dengan penyediaan lapangan kerja menimbukan kemiskinan. Terjadinya miskin sementara karena  krisis ekonomi.dan kenaikan harga BBM serta adanya bencana alam, seperti  banjir, lonsor, gempa,  tsunami dan sebagainya.  Faktor penyebab sulitnya mengentas kemiskinan adalah kurangnya rasa percaya diri, umumnya penduduk yang terjerat kemiskinan kronis tidak yakin nasibnya dapat berubah. Banyak yang berpendapat miskin karena takdir, ditengarai ketidak percayaan diri penduduk miskin kronis  itu terkait rendahnya kapabikitas yang dimiliki. Ada dua unsur penting yang mendasari kapabilkitas penduduk, pendidikan dan kesehatan. Umumnya penduduk miskin kronis memiliki derajat pendidikan dan kesehatan  rendah menyebabkan selalu kalah dalam bersaing yang pada gilirannya menimbulkan rasa tidak percaya diri.
           Penduduk miskin mengakibatkan kualitas penduduk rendah. Sumber daya manusia yang rendah mengakibatkan tidak dapat bersaing. Era globalisasi merupakan era persaingan yang sangat ketat. Langkah yang perlu ditempuh untuk mengatasi kualitas penduduk dengan diselenggarakan pendidikan yang baik dan biaya terjangkau. 
Data resmi yang dikeluarkan pemerintah Indonesia tahun 2009  menunjukkan tingkat pengangguran (unemployment rat) 8,9 juta jiwa  atau 7,8 persen dari seluruh angkatan kerja (labor force) di Indonesia 169.93 juta jiwa. Usia angkatan kerja di atas 14 tahun, yang tidak bekerja adalah 0 sampai dengan 14 tahun yang jumlahnya diperkirakan 61,30 juta jiwa. Definisi orang yang bekerja di Indonesia adalah jika ia bekerja  lebih dari 35 jam seminggu, diperkirakan 73,30 juta jiwa. Bekerja kurang dari 35 jam yang disebut dengan setengah pengangguran (half unemployment), diperkirakan jumlahnya 31,5 juta jiwa. Diklihat dari definisi ini tidak terkait dengan upah yang diterima.
Data lain pertanian yang paling banyak menyerap tenaga kerja yaitu 41,46 juta jiwa (39,68 persen), Sektor keuangan menyerap hanya sekitar 1,49 juta jiwa (0,42 persen),. Dilihat dari segi pendidikan hanya sekitar 4,71 persen yang berpendidikan sarjana. Mayoritas terbesar tidak tamat SD sebesar 57,38 persen sebesar 50,41 persen.

B.  KETAHANAN  PANGAN
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono  menyatakan krisis pangan di Indonesia, yang dapat mengancam perekonomian Indonesia adalah gejala dunia, bukan khas Indonesia. Dengan jumlah penduduk 6,3 miliar jiwa, dunia kini dan yang akan datang akan menghadapi masalahan ketahanan pangan. Presiden menyebutkan, dari 6,3 miliar penduduk dunia, 200 juta diantara tidak bisa tidur setiap malam karena kekurangan makanan  {Kompas, 23 Janari 2008, hal, 1)
            Menurut Bustanul Arifin, dampak kenaikan harga  pangan tidak akan  membuat kondisi pangan separah saat ini ada peredam yaitu berupa produksi pangan yang memadai, stok pangan yang cukup dan stabilitas harga. Namun ini belum memadai, negara lain lebih siap dalam menghadapi  bila dibanding dengan Indonesia misalnya China sejak awal mengamanan stok pangan  sehingga dapat kompetisi dengan kenaikan harga dunia.  Sementara Singappura walaupun bukan negara produksi pangan, karena aktivitas bisnisnya jalan terus.
           Pengamat dan peneliti UGM Mohammad Maksum krisis pangan di Indonesia karena Indonesia sudah sangat tergantung pada import, agar Indonesia mengadakan pembenahan swasembada pangan. Ekpor non migas Indonesia pada tahun 2006 tembus 600 miliar dollar AS, tepatnya 100,69  milliar dollar AS.  Mengalami kenaikan 16,91 persen, Tujuan utama Negara Jepang, 1,34 milliar dollar AS, Amerika Serikat mencapai 874 juta dollar AS, Singapura mencapai 668,3  juta dllar AS, Semenetara ekspor ke  25 negara  Uni Eropa sebesar 1,07 milliar dolar AS. China menguasai import barang non migas ke Indonesia mencapai 5,50 milliar dolar AS.
           Nilai ekspor Indonesia bulan Januari- Nopember 2010 mencapai 140,5 milliar dollae AS, naik 36,34 persen dibanding tahu 2009 sebagin besar disumbang non-migas. Menurut Badan Pusat Statiskti (BPS) menyebutkan nilai ekspor migas mencapai 24,715 milliar dolar AS kspor non-migas 115,938 milliar dollar AS, merupakan sinyal bagus bagi ekonomi Indonesia.Jepang jadi negara utama tujuan ekspor non-migas. Pemerintah menatgetkan ekspor Indonesia pada tahum 2011 sekitar 168 milliardollar AS atau tumbuh 12 persen dibanding tahun 2010.Target pertumbuhan ekspor sudah di atas Rencana Pembangunan Jangka Menengah  Nasional yang menargetkan total eksport tumbuh 8-9 persen. Nilai impor Januari-Nopember 2010 122,58 milliar dollas AS.
Pertumbuhan penduduk akhir tahun 2011 1,46 persen, dengan demikian kebutuhan pangan semakin meningkat.Untuk meningkatkan kebutuhan pangan perlu adanya penahan lahan pertanian. Menurut Badan Pertanahan Nasional luas sawah di P. Jawa pada th 1994-2004 berkurang 36.798 hektar atau rata-rata 3.679 hektar per tahun, artinya setian hari 10 hektar sawah berubah fungsi,

C.  AIR
Tak dapat disangkal,  air merupakan  hal penting bagi kelangsungan hidup manusia. Sekitar 60 persen  bagian tubuh kita  terdiri dari air, satu orang setidaknya mengkonsumsi  sekitar 2 liter air sehari. Segala makanan yang kita telan pun tidak terlepas dari air. Saat ini konflik antara negara dapat dipicu antara lain dari minyak bumi, dan diramalkan pada waktu yang akan dating konflik  akan dipicu karena kebutuan air bersih. Paradok “air mutiara” air yang ada di bumi 97,5 persen berupan air laut, 2,5 persen air tawar. Air tawar di bumi volumenya1.400 juta kilometer kubik yang dapat dimanfaatkan  manusia, 0,43 persen sisanya berupa lapisan es di Antartika dan dan Greenland dan di bawah lapisan tanah yang dalam. Manajemen pengeloaan air bersih  “Water diamond paradok”  air yang begitu esensial bagi manusia dinilai murah, mutu air untuk kehidupnan dinilai sangat mahal,  air sifatnya given dari alam sehingga kurang perhatian, manusia kurang memperhatikan air secara serius,  padahal air sangat penting bagi manusia.  Banyak tindakan yang mengakibatkan pencemaran air, Perhatikandi kota besar seperti Jakarta harga air bersih  sangat mahal. Pada dewasa ini penyediaan  80 persen berupa air hujan, 20 persen diolah dengan mesin. Permasalah ditribusi air di muka bumi tidak merata. Diperkirakan pada tahun 2025 kekurangan air semakin nyata  di sejumlah wilayah seperti Inggris, Belgia, Malawi. Afrika Selatan, Tanzania, dan Zimbabwe, Kelangkaan itu disebabkan jumlah penduduk yang semakin besar, kerusakan hutan  dan pemanasan global.



D.  PEMANASAN GLOBAL(GLOBAL WARMING).
Isu perubahan iklim pertama kali  dibicarakan resmi di dunia pertama kali tahun 1979 Perubahan iklim diidentifikasikan sebagai persoalan dunia. Tanda-tanda perubahan iklim antara lain, adanya kenaikan suhu, panas ekstrim atau kekeringan, hujan ekstrim perubahan perilaku hewan dan tumbuh-tumbuhan, naiknya permukaan  air laut. gelombang pasang. Terjadinya pemanasan global sebab adanya efek rumah kaca.yang berlebihan (lebih dari kondisi normal) di atmosfer bumi, sebagian besar yang menyebabkan terjadi perubahan komposisi GRK di atmosfer adalah gas-gas buang yang teremisikan keangkasa sebagai “hasil sampingan” dari aktifitas manusia untuk membangun dalam memenuhi kebutuhan hidupnya selama ini. Dimulai sejak  manusia menemukan teknologi industri pada abad 18, banyak menggunakan bahan bakar primer seperti minyak bumi, gas maupun batubara untuk menghasilkan energi. Energi dapat diperoleh, kalau minyak itu dibakar lebih dahulu, dari proses pembakaran tersebut keluarlah gas-gas rumah kaca Aktifitas-aktifitas yang menghasilkan GRK diantarnya dari kegiatan perindustrian, penyediaan energi listrik,  transportasi dan hal lain yang bersifat membakar suatu bahan. Sedangkan dari peristiwa secara alam  juga menghasilkan/ mengeluarkan GRK seperti dari letusan gunung berapi, rawa-rawa, kebakaran hutan, peternakan hingga kita bernafaspun mengeluarkan GRK. Berbagai dampak negatif pemanasan global. Berbagai dampak negatif pemanasan global, yaitu menyebabkan perubahan iklim sedunia, dan bertambahnya volume air laut dan melelehnya es abadi di pegunungan dan kutub. Hal itu juga menyebabkan keringnya tanah dan kekeringan yang berdampak negatif terhadap pertanian dan perikanan, banjir, dan tanah longsor. Namun di sisi lain banyak yang melihat melelehnya es di kawasan kutub sebagai kesempatan bagus untuk melakukan eksplorasi minyak. Soalnya, diperkirakan sekitar sisa 25% cadangan minyak dunia diperkirakan ada di dasar Laut Artik. Dan perusahaan-perusahaan minyak sudah tak sabar untuk melakukan eksplorasi. Selain itu melelehnya gunng-gunung es juga dianggap membuka jalur perkapalan baru, yang diyakini akan memperbaiki perekonomian kawasan. Selama ini kapal-kapal dari Eropa yang menuju sebagian kawasan Asia harus memutar lewat Terusan Suez. "Jadi memang ada keuntungan, tetapi juga konsekuensi negatif jelas tidak kalah besarnya dari pemanasan global ini."
         Pemanasan global yang membuat laut menjadi terlalu panas bagi ikan, atau terlalu beracun untuk hewan laut. Lautan yang makin panas itu juga mungkin sudah tidak mampu lagi untuk menyerap Karbon Dioksida, CO2, dari atmosfir bumi. Selama ini lautan menyerap lebih dari separuh panas yang dipancarkan matahari dan kemudian membaginya ke seluruh permukaan bumi. lautan juga ikut memperlambat dan mengurangi ancaman perubahan suhu."Lautan meringankan dampak perubahan iklim dengan menyerap Karbon Dioksida dan karenanya mengurangi jumlahnya yang ada di atmosfir bumi," kata Dr. John. Dia menambahkan lautan bisa dianalogikan sebagai bemper terhadap perubahan iklim dunia.  Selain itu masih ada kekuatiran lainnya, yaitu peningkatan keasaman laut, terumbu karang akan hancur dan larut karena asam tadi."  Pemanasan Global Picu Konflik Antarnegara. Pemanasan global tidak hanya menyebabkan bencana alam yang dahsyat, tapi juga dapat menyebabkan konflik besar di dunia. " dapat membuat batas antarnegara menjadi tidak jelasdan  berpotensi melahirkan konflik antar negara. Selain itu, naiknya air laut juga mengakibatkan jutaan orang yang tinggal di wilayah pesisir akan bermigrasi. Perpindahan penduduk ini, dia menambahkan, sangat mungkin melahirkan konflik. Persediaan energi dan ketersediaan air bersih

E.  KRISIS  ENERGI
      Persoalan energi merupakan  sangatlah sensitive/vital bagi masyarakat modern. hampir sama dengan masalah ketahanan pangan. Kebijakan pemerintah Indonesia  tentang konversi minyak ke gas di mulai tahun 2008. ketika gas langka maka lonjakan pemakaian elpiji pasca konversi bergulir membuat  Pertamina kewalahan karena kondisi infrastruktur bongkar muat elpiji yang terbatas, akibatnya, gangguan paskan elpiji ke masyarakat rawan terjadi.
         Kekurangan gas ternyata tidak hanya di Indonesia, pada awal tahun 2009 Uni Eropa termasuk kawasan kerepotan memenuhi kebutuhan gas, hal ini disebabkan pasokan gas dari Rusia ke Eropa melalui Ukraina terhenti. Masalah kemacetan gas semakin dramatis  karena berlangsungnya musim dingin.  Di Uni Eropa. sejumlah fasiltas umum  termasuk bandar udara   dan sekolah yang menggunakan gas  sebagi sumber pemanas di tutup. Tidak sedikit orang yang meninggal akibat kedinginan karena kekurangan gas di rumah tangga. benar-benar lega setelah terjadi kesepakatan Rusia dengan Ukraina pada tanggal 14 Jabuari 2009, sehingga gas dapat dikirim ke Uni Eropa dengan lancar. Krisis energi di Uni Eropa membuat pemakaian energi nuklir dihidupkan kembali walaupun  mengendung resiko besar apabila terjadi kebocoran. Dari sisi positif krisis energi telah memperkuat ide dan pencarian  terhadap enegri alternatif  seperti biofuel atau biodisel.

      Gempa dan stunami di Jepang 11 Maret 2011
      Akibat  gempa bumi dan stunami di Jepang dengan kekuatan 9,0 skala richter pada  tanggal 11 Maret 2011,  Jepang mengalami kerugian yang sangat besar berupa korban penduduk sekitar 20.000 jiwa, rusakanya bangunan infrastruk dan rusaknya reaktor nuklir. Jepang sesungguhnya sudah membuat  tanggul penahan stunami setinggi 7,5 meter, namun ternyata stunami lebih besar dari yang  perkirakan. Gempa dan stunami  merusak reaktor nuklir Fukushima Daiichi  sekitar 230 kilometer dari Tokyo, rusakanya reaktor nuklir ini  lebih menakutkan. Ledakan terjadi direaktor Unit 1  pada tanggal 12 Maret 2011, disusul kebakaran Reaktor Unit 2, 3 dan 4. Jepang menjadi negara yang paling ekspasif menggunakan nuklir Jepang memiliki 54 PLTN. yang memasok 30 persen listriknya, Jumlah reaktor ini terbanyak setelah Amerika Serikat. 104 reaktor,  dan Perancis 58 reaktor. Data terbaru bahwa kandungan radiasi nuklir tersebut akan ke udara, tanah, air, produk pertanian. (Ahmad Arif. Kompas, 25 Maret 2011).
            Jepang pernah mengalami bencana nuklir berupa bom atom di Nagasaki dan Hirosima tanggal 6 dan 9 Agustus 1945, dan bocornya rekasi nuklir akibat gempa dan stunami  11 Maret 2011. Ini semua menjadi peringatan bagi kita untuk menggunakan nuklir sebagai energi alternatif.

F.  Lingkungan Hidup
Memelihara bumi dan seisinya merupakan tanggung jawab kita bersama. Masalah yang ada disekitar kita seperti penipisan lapisan ozon, pemananasan global,  penggundulan hutan, polusi udara tidak dapat dibiarkan begitu saja, karena mengganggu kehidupan kita. Prof. Lester R. Brown   peneliti lingkunan hidup menyatakan bahwa  pengeksploitasian alam dengan kemajuan teknologi terutama industri sudah saatnya diberhentikan  dan mereka harus membayar kembali  hasil yang telah diperoleh. Sumber daya alam milik bersama, sehingga perlu dijaga kelestariannya. Kerusakan sumber daya  alam mengancam kehidupan kita. Para ahli lingkungan hidup membuat rumus dari akibat-akibat  yang ditimbulkan oleh banyaknya jumlah pendududk, tingkat  konsumsi dan kmajuan teknologi  terhadap alam semesta
                              I = PAT
Environmental Impact + Popolation Size x Affluance x TechnologiKemakmuran (affluence) telah membuat konsumsi  orang meningkat, tidak mau naik angkutan umum, penggunaan AC, dan sebagainya. Kemajuan teknologi telah memungkinkan manusia untuk mengeksploitasi alam ini, ditemukan mesin gergaji kayu, manusia melakasankan pembabadan hutan secara  berlebihan.
Tragedy of the commoms.  Ada saling keterkaitan  antara bermacam-macam  spesies dalam satu lingkungan tertentu. Perubahan pada suatu bagian sistem  bisa berpengaruh  pada bagian lain. Semakin beraneka ragam  sebuah ekosistem  (yakni semakin banyak spesies yang hidup dalam ekosistem ) berarti semakin stabil, tahan dan adaptatif pula ekosistem itu. Menunjukkan bahwa ekosistem  itu memiliki batas eksploitasi maksimum. Sebuah ekosistem  dengan sendirinya akan terganggu  kesimbangannya apabila menampung terlampau banyak spesies dan apabila dimanfaatkan secara berlebihan  oleh spesies yang hidup  di dalamnya Dengan konsep ini,  manusia harus memperhitungkan kemampuan daya dukung ekosistem terhadap tindakan yang dilakukan. Contoh beternak harus disesuaikan  dengan daya dukung ekosistem  dimana peternakan dilakukan. Apabila tidak disesuai kan dengan daya dukung maka semua ternak tersebut akan kurus dan akhirnya mati  kejadian ini disebut  tragedy of the commons
G.  KEMISIKINAN
           Perhatian pemerintah terhadap kemiskinan yang maksimal dengan didukung iptek. semain bertambah. Pada tahun 2007 besar dana yang dukucurkam untuk penduduk miskin  sebesar  Rp. 54 triliun, pada tahun 2008 direncanakan Rp 62 triliun. Dan bantuan  cash, bantuan kesehatan, bantuan pendidikan, serta pemberdayaan.  Celakanya walaupun bantuan bertubi-tubi, hasil yang diperoleh belum memuaskan, Selama Mater 2006-Maret 2007 angka kemiskinan hanya turun 0,17 persen, yaitu dari 17,75 persen, pada Maret 2006  menjadi 16,58 persen  pada Maret 2007. Atau secara absolute penduduk miskin  turun sebanyak 2,13 juta  orang, yatu 39,30 jta pada Maret 2006 menjadi 37,17 juta pada tahun2007 (BPS,2007). Kompas 12 Januari 2008.
Ditengarai penurunan penduduk miskin umumnya terjadi pada  pada penduduk miskin sementara.  (transient poverty), tetapi tidak banyak menyentuh penduduk miskin kronis (chronic poverty). Terjadinya miskin sementara karena  krisis ekonomi. Kebijakan pemerintah yang tidak populis dan bencana alam. Jumlah penduduk yang terperangkap miskin sementara saat krisis tahun 1997, kenaikan harga BBM serta bencana alam, seoert banjir, lonsor, gmepa tsunami dan sebagainya.
Semenatara miskin kronis hadir  meski tanpa krisis kebijakan pemerintah yang kurang populis  dam atau bencana alam, namun demikian krisis ekonomi dan bencana alam memperparah penduduk misikn kronis.
            Faktor penyebab sulitnya mengentas kemiskinan adalah kurangnya rasa percaya diri, Umumnya penduduk yang terjerat kemiskinan kronis tidak yakin nasibnya dapat berubah. Banyak yang berpendapat miskin karena takdir, ditengarai ketidak percayaan diri penduduk miskin kronis  itu terkait rendahnya kapabikitas yang dimiliki. Ada dua unsur penting yang mendasari kapabilkitas penduduk, pendidikan dan kesehatan. Umumnya penduduk miskin kronis memiliki derajat pendidikan dan kesehatan  rendah menyebabkan selalu kalah dalam bersaing yang pada gilrannya menimbulkan rasa tidak percaya diri. (Razali  Ritonga Kepala Subdirektorat Analisis Konsistensi Statistik , BPS.
Selama 15 bulan pertama pemerintah Yudhoyono-Kalla jumlah penduduk miskin  meningkat dari 35,10 juta penduduk (susenas Februari 2005) menjadi 39,05 juta jiwa (susenas Maret 2006), Suwardiman, Kompas 21 Januari 2008 hal. 5. Pada bulan akhir Januari  2011 pemerimtah mengklaim penduduk miskin mencapai 31,6 juta orang atau 13,3 persen dari jumlah penduduk Indonesia.
Profil demografi penduduk Indonesia meliputi ciri pokok dan sifat kependudukan yaitu jumlah yang besar, pertumbuhan cukup tinggi, penyabaran tidak merata, struktur  umur muda, sifat pertumbuhan ekonomi mencerminkan keterbelakangan, kualitas rendah. Menurut teografi Transisi demografi beranggapan bahwa perubahan penduduk sebagai akibat sosial ekonomi penduduk yang berangkutan. Bahwa setiap masyarakat dimulai dengan fase angka kelahiran tinggi, kemudian disusul dengan angka kematian turun sementara angka krelahiran tetap tinggi, baru disusul dengan angka kelahiran mulai turun dan angka kematian tutrunrendah.












Soal Latihan
  1. Jelaskan sampai sekarang masalah kemiskinan masih sulit diatasi.
  2. Faktor apa yang menyebabkan pada awal tahun 2011 ketahanan pangan dunia menurun.
  3. Sebutkan cara mengantisipasi  supaya tidak terjadi krisis air bersih.
  4. Jelaskan mengapa proses terjadinya pemanasan global
  5. Jelaskan apa yang dimaksud dengan krisis energi
  6. Bagaimana pendapat Saudara tentang adanya rencana Indonesia ingin membangun reaktor nuklir.
  7. Jelaskan apa yang dimaksud dengan tragedi of the common.





BAB VI
PEMBELJARAN PERSPEKTIF GLOBAL DI SD/MI
Standar kompetensi: Menguasai secara luas dan mendalam tentang hakekat, manfaat, tujuan Perspektif Global dilihat dari fisi ilmu sosial, pendidikan multikultural,  kesadaran dan wawasan global, isu-isu masalah global serta model-model dan evaluasi yang mendukung pembelajaran IPS SD/MI.
Kompetensi Dasar:
Mahasiswa memahami dan mampu menjelaskan serta menerapkan  pembelajaran Perspetif Global di SD/MI dengan benar.
Indikator :
1. Mahasiswa dapat menyusun  rencana pembelajaran dan  melaksanakan pembelajaran  di SD/MI dengan baik dan benar.

Tujuan Pembelajaran:
11.  Mahasiswa dapat mendiskripsikan  pengertian pendidikan multi budaya
12.  Mahasiswa  dapat menjelaskan sebab akibat pluralisme.
13.  Mahasiswa  dapat menjelaskan sebab akibat  prasangka.
14.  Mahasiswa dapat menjelaskan sebab akibat prejudice
15.  Mahasiswa dapat menjelaskan sebab akibat etonsentrisme
16.  Mahasiswa dapat menjelaskan strategi pembejaran Perspektif Global di SD/MI
17.  Mahasiswa dapat merumuskan tujuan pembelajaran Perspektif Global di SD/M
18.  Mahasiswa dapat menyusun rencana pembelajaran Perspektif Global di SD/MI
19.  Mahasiswa dapat menyumilih pendekatan pembelajaran Perspektif Global di SD/M
A.  Pendidikan Multi Budaya
Keanekaragaman budaya merupakan konsep yang utama dalam ilmu pengetahuan sosial. Keanekaragaman budaya mengisyaratkan kepada kita adanya perbedaan dan kesamaan budaya yang dianut oleh bangsa-bangsa di dunia. Keaneka ragaman budaya bukan masalah tetapi harus dihargai dan hormati. Karena menghargai dan menghormati  budaya lain merupakan langkah yang tepat untuk menciptakan keharmonisan kehidupan dalam bermasyarakat dan berbangsa. Melalui pendidikan keanekaragaman budaya diharapkan hubungan antar umat manusia  di dunia ini semakin mengarah keharmonisan. Untuk mewujudkan keharmonisan hubungan dengan bangsa lain, perlu diperhtikan sikap stereotip, prejudis dan etnosentrisme. Stereotip ada yang positip, seperti orang yang suka merantau biasanya ulet dan kerja keras. Stereotip positip mengarah kepada  persepsi dan penilaian yang baik, sedangkan stereotip yang negatip mengarah pada persepsi dan penilaian yang negatif misalnya semua ibu tiri kejam, orang gemuk malas. Prejudis adalah sikap dan tingkah laku negatip yang didasarkan pada konsepsi bahwa anggota kelompok, budaya atau ras yang berbeda darinya  di pandang lebih rendah tingkatannya Ada empat hal yang dapat dilakukan untuk menghindari prejudis. Mempunyai pandangan yang positip terhadap dirinya, mempunyai pandangan yang posistip pada masyarakat, mempunyai pandangan posistip pada orang lain dan berpikir rasional. Orang memiliki kecenderungan hidup berekelompok dengan orang-orang yang mempunyai  kesamaan dan perasaan, pikiran, pikiran, nilai-nilai yang dipercayai dan sebagainya. Etnosentrisme dapat menguntungkan dan dapat membahayakan. Menguntungkan jika tingkatan ringan  yang ditandai dengan perasaan puas dan bahagia karena menjadi anggota kelompok tertentu. Tidak menguntungkan jika menjadi arogan/sombong dengan menganggap kelompok dirinya dianggap terbaik, sehingga mengarah pada sikap anti social. Contoh Hitler yang menganggap bangsa Arya yang terbaik.
B.  Pembelajaran Perspektif Global di SD/MI.  
Kurikulum Pengetahuan Sosial disempurnakan untuk meningkatkan mutu pendidikan Pengetahuan Sosial secara nasional. Saat ini kesejahteraan bangsa  tidak hanya bersumber pada sumber daya alam dan modal yang bersifat fisik, tetapi bersumber  pada modal intelektual, social dan kepercayaan (kredibilitas). Dengan demikian tuntutan untuk terus menerus memutakhirkan  pengetahuan sosial  menjadi suatu keharusan. Melalui mata pelajaran Pengetahuan Sosial/Perspektif global siswa diarahkan, dibimbing  dan dibantu untuk menjadi warga negara Indonesia dan warga dunia yang efektif. Membentuk warga Indonesia yang baik dan warga dunia yang efektif merupakan tantangan yang berat, karena masyarakat global selalu  mengalami perubahan  setiap saat dan secara cepat. Untuk itulah Pengetahuan social/Perspektif global  dirancang untuk membangun dan merefleksikan  kemampuan siswa  dalam kehidupan bermasyarakat  yang selalu berubah dan berkembang  secara terus menerus. dapat membentuk manusia yang kritis,
C.  Pendekatan Jurisprodential Inquiry
Pendekatan pembelajaran Perspektif Global di SD/MI pada hakekatnya sama dengan pembelajaran IPS di SD/MI, karena Perspektif Global pada hakekatnya termasuk materi pokok IPS. Pendekatan pembelajaran yang tepat digunakan dalam pembelajaran Perspektf Global di SD/MI antara lain: Pendekatan Kontektual, pendekatan Kooperetif,  pendekatan Kemasyarakatan, pendekatan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (ITM)  Jurisprodential Inquiry. Pada kesempatan ini yang dijelaskan hanya pendekatan Jurisprodential Inquiry pendekatan yang lain dapat dilihat pada mata kuliah Pendidikan IPS di SD.
Model pembelajaran Jurisprodential Inquiry  dipelopori oleh Donal Oliver dan James P.Shaver, pendekatan ini didasarkan atas pemahaman masyarakat di mana setiap orang berbeda pandangan dan prioritas satau sama lain. Dan nilai sosialnya saling berkonfrontasi. Memecahkan masalah kompleks dan kontroversial  di dalam kontek aturan sosial  yang produktif membutuhkan warga negara yang berbicara satu sama lain dan bernegosiasi satu sama lain tentang perbedan tersebut. Oleh karena pendidikan harus mampu menghasilkan warga negara yang dapat mengatasi konflik atau perbedaan dalam berbagai hal.  Model pembelajaran ini membantu  siswa belajar secara sistimatis tentang isu-isu kontemporer  yang sedang terjadi dalam masyarakat. Dengan memberikan cara menganalisis dan mendiskusikan isu-isu sosial, model pembelajaran ini membantu siswa untuk berpartisispasi dalam mendifinisikan ulang  nilai-nilai sosial.
      Model pembelajaran Jurisprodential inquiry melatih siswa untuk peka terhadap masalah sosial, mengambil posisi (sikap) terhadap permasalahan sosial serta mempetahankan sikap tersebut  dengan argumentasi yang relevan dan valid. Model ini dapat mengajarkan siswa untuk dapat menerima dan menghargai sikap orang lain terhadap masalah yang mungkin bertentangan dengan sikap yang ada pada dirinya. Atau sebaliknya ia akan menerima sikap atau kebenaran sikap orang lain terhadap isu sosial orang lain. Akhirnya dengan berdiskusi dapat menganalisis kelebihan dan kelemahan  dari masing-masing posisi (sikap) yang diambil. Jadi teman yang tadinya tidak setuju dinaikan BBM setelah mendengarkan argumnetasinya menjadi setuju BBM naik karena lebih rasional lebih mempunayi implikasi yang positif terhadap masyarakat.
Prosedur Pembelajaran:
Kunci utama keberhasilan model pembelajaran ini  adalah melalui metode dialog Socrates (debat kofrontatif) langkah-langkah yang harus dilakukan:
1.      Orientasi terhadap kasus
2.      Mengidentifikasikan isu
3.      Pengambilan posisi (sikap)
4.      Menggali argumentasi untuk mendukung posisi  (sikap) yang telah diambil
5.      Memperjelas ulang dan memperkuat posisi (sikap)
6.      Menguji asumsi tentang fakta, defenisi dan konsekuensi.
      Tahap Pembelajaran:
Tahap pertama. guru memperkenalkan kepada siswa materi-materi kasus  dengan cara membaca cerita, menonton film yang menggambarkan koflik nilai  atau mendiskusikan kejadian-kejadian hangat dalam kehidupan sekitar. Mengkaji ulang fakta-fakta  dengan menggambarkan  peristiwa dalam kasus, menganalisis siapa yang melakukan apa, dan mengapa terjadi demikian.
Tahap kedua siswa  mensintesis fakta, mengkaitkan  dengan isu-isu umum dan mengidentifikasi nilai-nilai yang terlibat  dengan kasus tersebut berkaitan (misalnya isu tersebut berkaitan dengan kebebasan  mengemukakan pendapat, otonomi daerah, persamaan hak dan lain-lain). Dalam tahap satu dan dua ini siswa belum diminta untuk mengekpresikan pendapat atau sikap terhadap kasustersebut.
Pada tahap ketiga, siswa diminta untuk mengambil posisi (sikap/pendapat) terhadap isu tersebut dan menyatakan sikapnya. Misalnya kasus dalam bayaran uang sekolah, siswa menyatakan bahwa seharusnya pemerintah tidak menentukan besar biaya sekolah yang diberlakukan setiap sekolah, karena hal  itu melanggar otonomi sekolah.
Tahap kempat, sikap (posisi/pendapat) siswa digali lebih dalam. Guru sekarang memainkan peran ala Socrates. Memperdebatkan pendapat yang diajukan siswa  dengan pendapat-pendapat kontrontatitf. Dalam hal ini siswa diuji konsistensi  dalam mempertahankan sikap/pendapat yang telah diambilnya. Disini siwa dituntut mengajukan argumentasi logis dan rasional yang dapat mendukung pernyataan (posisi)  yang telah dibuatnya.
Tahap kelima adalah tahap penentuan ulang akan posisi (sikap) yang telah diambil siswa>dalam tahap ini sikap (posisi) yang telah diambil siswa mungkin konsistren (tetap bertahan)  atau berubah (tidak konsisten) tergantung dari hasil atau argumentasi yang terjadi pada tahap keempat. Jika argumentasi kuat  mungkin konsisten, Jika tidak mungkin siswa mengubah sikapnya.(posisi)
Tahap keenam adalah pengujian asumsi  faktual yang mendasari sikap yang diambil. Dalam tahap ini guru mendiskusikan apakah argumnetasi yang digunakan  untuk mendukung pernyataan  sikap tersebut relevan  dan syah (valid). (Hamzah. 2007: 30)







Latihan:
  1. Jelaskan perbedaan dan kesamaannya Sterotip, prejudice, dan etnosentrisme.
  2. Jelasnya tujuan dari pendidikan multi budaya.
  3. Buatkan tujuan pembelajaran khusus TPK jenjang:  ingatan, pemahaman, penerapan, analisis, sintesis dan evaluasi
  4. Buatkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Perspektif Global model KTSP (Materi Pokok memilih sesuai dengan kemampuan)
  5. Simulasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran






BAB VII
PENUTUP
               Alhamdulillah rasa syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah memberikan  rahmat dan hidayah Nya sehingga penyusunan Buku Pegangan Kuliah Perpektif Global dapat selesai. Pada kesempatan yang baik ini saya penulis mohon maaf kepada semua mahasiswa yang menggunakan buku ini sebagai referenasi belajar apabila ternyata masih banyak kekurangan dan kesalahan. Buku ini dibuat atas permintaan mahasiswa pada awal kuliah, sehingga penyusunan ini sangat cepat dan singkat.
          Sesuai dengan sifat IPS tersebut adalah dinamis, materi Perspektif Global banyak menggunakan materi yang sangat baru/ kontemporer, maka  dalam penulisan ini banyak menggunakan sumber dari harian surat kabar  khususnya Kompas dan internet, serta dari media eletrotik khususnya televisisi, sehingga sumber tidak tertuilis secara lengkap. Pada kesempatan ini kami ucapkan terima kasih pada semua pihak dan mohon maaf atas segala kekurangannya dalam penulisan sumber.
              Buku ini hanya digunakan pada lingkungan sendiri yaitu mahasiswa Program S1 PGSD FKIP-UNS Kampus VI Kebumen mengingat buku referensi masih sangat kurang. Mengingat waktu penyusunan buku ini sangat singkat dan cepat,  maka apabila terdapat kekeliruan mahasiswa segera membetulkan sendiri atau dikonsultasikan dengan penulis.
              Mudah-mudahan buku pegangan kuliah ini bermanfaat bagi mahasiswa dan dapat dijadikan referensi   pembelajaran khususnya pembelajaran Perpektif Global/IPS di Sekolah Dasar/ MI sebagai calon guru yang profesional dan dapat membentuk warga negara dan warga dunia yang baik.






DAFTAR  PUSTAKA
Fakih Samlawi, Bunyamin Maftuh. 1998/1999. Konsep Dasar IPS. Jakarta: Departemen pendidian dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Bagian Proyek Pengembangan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Primary School Teacher Developmen Project) IBRD: Loan 3496-IND.
Furqon Hidayatullah. 2007.Mengabdi Kepada Almamater Mengantar Calon Pendidik Berakter Di Masa Depan. Solo. Sebelas Maret University Press
Hamzah B. Uno. 2007. Model Pembelajaran Menciptakan Proses Belajar yang Kreatif dan Efektif. Gorontalo: Bumi Aksara.
M. Munandar Soeleman. 2001. Ilmu Sosial Dasar Teori dan Konsep Ilmu Sosial. Bandung: PT. Refika Aditama
Robert H. Leuer.1993. Perspektif Tentang Perubahan Sosial Edisi Kedua. Jakarta: PT Rineka Cipta
Soerjono Soekanto. 1990. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta PT. Raja Grafindo Persada
Suyanto. 2006. Dinamika Pendidikan NasioalDalam Percaturan Dunia Global. Jakarta: Pusat Studi Agama  dan Peradaban (PSAP) Muhammadiyah.
Tri Widiarto,  Suwarso.Perspektif Global. Sakatiga. 2007
Umi Oktyarti  Retnaningsih. 1998/1999. Perspektif Global. Jakarta: Departemen pendidian dan Kebudayaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Bagian Proyek Pengembangan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (Primary School Teacher Developmen Project) IBRD: Loan 3496-IND.
________, Harian Kompas.




1 komentar:

  1. Tiket Pesawat Murah Online, dapatkan segera di SELL TIKET Klik disini:
    selltiket.com
    Booking di SELLTIKET.COM aja!!!
    CEPAT,….TEPAT,….DAN HARGA TERJANGKAU!!!

    Ingin usaha menjadi agen tiket pesawat??
    Yang memiliki potensi penghasilan tanpa batas.
    Bergabung segera di agen.selltiket.com

    INFO LEBIH LANJUT HUBUNGI :
    No handphone : 085365566333
    PIN : d2e26405

    Segera Mendaftar Sebelum Terlambat. !!!

    BalasHapus